Portal Berita Papua Barat

Desak Penetapan 42 Anggota MRP PB, Yoteni : Jangan Sampai ‘Masuk Angin’

0 9
Jangan Sampai ‘Masuk Angin’
Ketua Fraksi Otsus DPR Papua Barat Yan Anton Yoteni (photo : ARF/PBOke)

Manokwari, Papuabaratoke.comJangan Sampai ‘Masuk Angin’. Ketua Fraksi Otsus DPR Papua Barat (DPR PB) Yan Anton Yoteni, Selasa (12/9/2017), menyatakan proses penetapan nama calon anggota Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat (MRP PB) periode 2017-2022, tidak transparan.

“Penetapan 42 nama calon anggota MRP PB harus diumumkan ke publik biar mendapat tanggapan masyarakat. MRP PB adalah lembaga publik. Gubernur jangan semena-mena gunakan kewenangannya. Tidak transparansinya proses tersebut mengindikasikan ‘Gubernur Masuk Angin’,” ujarnya.

Ia menilai penetapan calon anggota MRP PB harus merujuk pada hasil seleksi yang dilakukan Panitia Seleksi, bukan mengedepankan pertimbangan politis dalam rangka mengamankan kepentingan politik Gubernur kedepan.

“Demi keadilan, silahkan masyarakat menggugat ke PTUN. Begitu SK keluar, itu dasar untuk menggugat,” ucapnya sembari mengaku Fraksi Otsus DPR PB siap mengadvokasi upaya hukum yang ditempuh.
Yoteni mengaku tahapan seleksi anggota MRP PB yang dilaksanakan Pansel berjalan baik. Untuk itu, proses tersebut jangan diciderai dengan kepentingan-kepentingan tertentu.

Meski mengapresiasi seleksi MRP PB yang berjalan sesuai Peraturan Daerah, ia mengungkap teradapat kejanggalan diakhir proses tersebut. Kejanggalan yang dimaksud nampak pada keterwakilan unsur perempuan dan adat.

“Orang yang mewakili perempuan dan adat harus benar- benar memahami adat dan daerahnya. Bukan ditetapkan semena-mena atas kewenangan yang dimiliki. Hari ini kita tahu nama-nama itu, tidak. Gubernur telah gunakan kewenangannya,” tandasnya.

Lanjutnya, kenapa nama-nama calon anggota MRP PB tak diumumkan ke publik. Baginya, ini menggelindingkan opini masyarakat.  Yoteni menambahkan proses penetapan yang tidak transparan akan memicu konflik, sehingga mempengaruhi proses pelantikan anggota MRP PB.

Baca Juga:  Sejumlah Perda 2016 DPRD Manokwari Macet

“Cara-cara seperti ini, sampai kapanpun anggota MRP PB tidak akan bisa dilantik. Dari awal tahapannya diumumkan kenapa diakhir proses justru tertutup. Kalau tidak ‘masuk angin’, lalu apa?. DPR PB dari awal meminta semua tahapan harus diumumkan,” tegasnya.. (ARF/PBOke)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!