Portal Berita Papua Barat

Kementerian Koperasi Dorong Papua Barat Lahirkan Wirausaha Tangguh

0 125
Lahirkan Wirausaha Tangguh
Lahirkan Wirausaha Tangguh – Deputi bidang produksi dan pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Ir I Wayan Dipta, MSc, (Ke lima dari kiri) Ketua bidang managemen usaha Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Ibu Bintang Puspayoga (Ke enam dari kiri) didampingi Ketua Dekranasda Sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Papua Barat, Yuliana Mandacan (Ke enam dari kanan dan Kepala Dinas Koperasi UMKM Papua Barat, Step Selang (Ke lima dari kanan) bersama sejumlah kelompok wirausaha dan pengrajin, di acara pelatihan dan penyuluhan pra koperasi kepada kelompok usaha bersama pra koperasi, di Swis Bell Hotel Manokwari, Papua Barat, Senin (19/3/2018). (Foto: Kris Tanjung/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Lahirkan Wirausaha Tangguh.  Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terus mendorong Papua Barat melahirkan wirausahawan/i.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua bidang managemen usaha Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Bintang Puspayoga didampingi Ketua Dekranasda sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Papua Barat, Yuliana Mandacan sesaat sebelum membuka secara resmi pelatihan dan penyuluhan perkoperasian kepada kelompok usaha bersama pra koperasi, di Swis Bell Hotel Manokwari, Papua Barat, Senin (19/3/2018).

Dikatakan, kegiatan pelatihan ini adalah sinergi Kementerian Koperasi dan UKM bersama Dekranas dan Tim Penggerak PKK Pusat. Dimana tujuannya meningkatkan dan melahirkan wirausaha yang mampu bersaing sehingga mendongkrak ekonomi bangsa.

“Walaupun kami boleh jujur beberapa tahun terakihir kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) seakan mulai mati suri. Tapi mudah-mudahan dibentuknya payung hukum yang memayungi kelompok-kelompok UP2K ini akan bisa bargeliat dan bangkit kembali,” ucapnya di hadapan ratusan peserta pelatihan dan penyuluhan kewirausahaan.

Karenanya kata dia, dengan sinergi yang dibangun bersama kementerian koperasi dapat mendorong percepatan pembentukan koperasi-koperasi yang mewadahi UP2K PKK.

Selain itu, dengan adanya konsultasi dasain dan kemasan produk UKM, diharapkan dari Dekranasda dan UKM-UKM yang ada di Papua Barat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik.

Lahirkan Wirausaha Tangguh
Lahirkan Wirausaha Tangguh – Ketua bidang managemen usaha Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Bintang Puspayoga didampingi Ketua Dekranasda sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Papua Barat, Yuliana Mandacan sesaat sebelum membuka secara resmi pelatihan dan penyuluhan perkoperasian kepada kelompok usaha bersama pra koperasi, di Swis Bell Hotel Manokwari, Papua Barat, Senin (19/3/2018). (Foto: Kris Tanjung/PBOKe)

Jika dulu, pendaftaran hak cipta dan hak merek perlu proses yang panjang namun saat ini sangat simpel, sudah dengan mendatangi langsung daerah-daerah.

“Kalau ibu bapak ingin didaftarkan hak ciptanya sangat mudah dan tidak perlu biaya lagi asalkan jangan salah pintu. Kalau pintunya masuk ke kementerian koperasi dan UKM kami pastikan tidak dipungut biaya, karena sudah disubsidi oleh kementerian koperasi dan UKM,” terangnya.

“Nah, mudah-mudahan para UKM-UKM di Papua Barat dibawah tanggungjawab Ibu Yuliana Mandacan selaku Ketua Dekranasda dapat memprotek karya-karya UKM yang ada di Papua Barat ini,” harap dia.

Baca Juga:  Hadir Sebagai Saksi, Ishak Hallatu Beratkan Terdakwa ES di Pegadilan Tipikor

Kemudian pelatihan vokasional keterampilan, dimana 2 bulan lalu, dirinya bertandang di daerah ini, dan melihat ada kerajinan kulit buaya.

“Potensinya ada dan bahan bakunya, cuman potensi finishingnya kurang bagus dan perlu dikembangakan. SDA yang besar di Papua Barat sangat besar makanya kita harapkan pelatihan-pelatihan.

“Untuk itu, mudah-mudahan bagi peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik,” tutur dia.

Disebutkannya, selain itu, ada pelatihan kewirausahaan bagi gerakan kewirausahaan nasional yang dilaksanakan oleh kementerian koperasi dan UKM.

Lahirkan Wirausaha Tangguh
Lahirkan Wirausaha Tangguh – Deputi bidang produksi dan pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Ir I Wayan Dipta, MSc, Ketua bidang managemen usaha Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Ibu Bintang Puspayoga didampingi Ketua Dekranasda Sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Papua Barat, Yuliana Mandacan saat memberikan sertifikat hak cipta kepada salah satu wirausaha pengrajin di Manokwari. (Foto: Kris Tanjung/PBOKe)

Jumlah wirausaha yang ada di Indonesia baru 1,67 persen. Sedangkan negara dikatakan sejahtera jika minimal 2 persen dari jumlah penduduknya adalah wirausaha.

“Saat ini disadari, kita masih di bawah presentasi tersebut. Tapi melalui gerakan-gerakan wujud nyata yang dilaksanakan melalui pelatihan-pelatihan wirausaha tiga tahun terakhir sampai dengan data 2016, kita sudah mencapai 3,1 persen sudah diatas standar rata-rata,” ungkapnya.

“Namun kita tidak boleh puas diri jika dibandingkan dengan negara-negara maju masih jauh presentasinya. Makanya gerakan-gerakan pelatihan wirausaha ini harus terus kita gelorakan. Dan mudah-mudahan dengan pelatihan-pelatihan yang kita laksanakan di Papua Barat ini akan tumbuh wirasusaha baru yang inovatif, kreatif, tangguh dan mampu bersaing di era MEA (Pasar bebas),” pungkasnya.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Deputi bidang produksi dan pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Ir I Wayan Dipta, MSc, Ketua bidang managemen usaha Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Ibu Bintang Puspayoga didampingi Ketua Dekranasda Sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Papua Barat, Yuliana Mandacan dan Kepala Dinas Koperasi UMKM Papua Barat, Step Selang.

Penulis : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!