Portal Berita Papua Barat

Maknai Natal, Clinton Harap Flobamora Perkokoh Kerukunan Umat Beragama

0 28
Clinton C. Tallo, Ketua Ikatan Flobamora Provinsi PB (tengah), saat diwawancarai para pekerja pers di sela acara HUT Peresmian Gedung Gereja Jemaat GKI Maranatha Kota, dirinya juga sebagai Ketua Panitia pada kegiatan tersebut. (Foto:IAN/PBOKe)

Manowari,Papuabaratoke.com – Banyak elemen masyarakat, memaknai perayaan natal dan tahun baru 2018, dengan menaruh berbagai harapan khidmat.Harapan ini, juga datang dari Ketua Ikatan Flobamora (NTT) Papua Barat Clinton Tallo, di Papua Barat, khususnya kepada masyarakat Flobamora, Manokwari, Papua Barat.

Menurutnya, menjaga dan memperkokoh kebersamaan antar kerukunan umat beragama adalah hal yang utama dalam mencapai kehdiupan yang hakiki.

“Saya mengajak dan menaruh harapan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat Flobamora NTT, agar tetap menjaga dan memperkokoh kerukunan antar umat beragama,” ujar Clinton, disela perayaan HUT peresmian gedung GKI Maranatha, Sabtu (16/12/2017) siang.

Selain itu, dia mengatakan, menyambut perayaan natal dan tahun baru, sebaiknya memperhatikan batasan berevoria yang patut. Sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga

Dan untuk itu kata di, Suku Flobamora harus mampu menjadi cerminan, suatu suku yang dapat menggandeng suku lainnya dalam mendukung program pemerintah mwujudkan manokwari yang aman, dan tentram.

“Saya selaku Ketua Ikatan Flobamora Papua Barat, tidak bosan menghimbau dengan adanya perayaan natal ini, sama-sama menjaga kerukunan sesama umat beragama,” pintanya.

Menurutnya, hal ini bentuk komitmen Ikatan Keluarga Flobamora Papua Barat, dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan tanpa melihat perbedaan agama di Manokwari, Papua Barat.

“Kami (Warga NTT, red) ingin mempertegas, bahwa memiliki sikap dan rasa toleransi yang tinggi dan sangat menghargai perbedaan agama, ras, dan suku. Indonesia sekarang mengalami gejolak sosial.  Dengan Natal ini bisa menyebarkan virus kasih yang baik,” ucap Clinton.

“Melalui kasih natal, kita maknai kelahiran Yesus Sang Juru Selamat, dan wajib akan menyebarluaskan cinta kasih dengan siapa pun tanpa memandang suku, agama, dan ras,” tambahnya.

Baca Juga:  Seperti ini Antusias Peserta Pawai Seni Budaya Papua Barat 2018
Editor : Kris Tanjung
Penulis : IAN
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!