Portal Berita Papua Barat

Pemda Papua Barat Didesak Serius Tuntaskan Pembangunan Jalan Pegaf

0 34
Pembangunan Jalan Pegaf, Pemda Papua Barat
Pembangunan Jalan Pegaf – Pemuda Pemerhati Pegaf, Lamek Dowansiba. (Foto:Ist)

Manokwari, Papuabaratoke.com – Pembangunan Jalan Pegaf.  Pemerintah Daerah (Pemda) Papua Barat, kembali didesak untuk serius tuntaskan pembangunan jalan lintas Pegunungan Arfak (Pegaf).

Pernyataan pedas ini dilontarkan pemuda pemerhati Pegaf, Lamek Dowansiba, kepada Papuabaratoke.com, Senin (07/01/2018).

Dia menilai terkait pembangunan infrastruktur jalan menuju Pegaf, sejak 17 tahun silam hingga kini belum ada hasil nyata sebagai mana jalan daerah lain di Papua Barat.

“Saya mengamati, kurang lebih 17 tahun proses pengerjaannya sampai hari ini masih begitu saja. Jadi tidak ada alasan Pemda Papua Barat untuk tidak serius tuntaskan jalan Pegaf,” cetus Lamek.

Ia mengatakan, selama ini pekerjaan jalan Pegaf dilakukan oleh Pemda Manokwari dan Pemda Pegaf. Sementara menurutnya, proses pembangunan jalan penghubung antara kabupaten ke kabupaten adalah bagian tanggungjawab utama Pemerintah Papua Barat.

“Jika kita bicara dari sisi kerugian, jalan menuju Pegaf ini sudah banyak memakan korban jiwa dan ini terus terjadi. Pemda Papua Barat harus mengambil sikap dan langkah serius menuntaskan pembangunan jalan menuju Pegaf,” ucapnya.

Disebutkan, dampak pembangunan jalan Pegaf yang hingga kini seakan tak berujung, Desember lalu kembali menelan korban jiwa. Disisi lain, kata dia, Pegaf memiliki potensi yang dapat mengangkat harkat dan martabat masyarakat Pegaf khususnya.

“Ini sebagai kritikan terhadap kinerja Pemda Papua Barat. Dan juga tertutama fungsi Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat,” imbuh Lamek.

“Kita akan menunggu realisasi janji Gubernur Papua Barat Dominggus Madacan, bahwa tahun 2018 ini ruas jalan yang menuju Kabupaten Pegaf akan dilakukan pengaspalan. Mudah-mudahan apa yang dijanjikan ini tidak sekedar janji dan dapat dilaksanakan,” pungkasnya.

Baca Juga:  IKAPPI Papua Barat Dorong Pengembangan Kopi di Pegaf
Penulis : Kris Tanjung
Comments
Loading...
error: Content is protected !!