Portal Berita Papua Barat

Pengangkatan 1.283 Honorer K2 Masih Terganjal Anggaran

0 356
Pengangkatan 1.283 Honorer K2
Pengangkatan 1.283 Honorer K2 – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Papua Barat, Drs. Yustus Meidodga saat ditemui Papuabaratoke.com, usai mengikuti apel rutin di lapangan upacara Sekretariat Provinsi Papua Barat, Senin (22/1/2018). (Foto: Kris Tanjung/PBOke)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Pengangkatan 1.283 Honorer K2.  Pengangkatan 1.283 orang tenaga honorer di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat, masih terganjal anggaran.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pemprov Papua Barat, Drs. Yustus Meidodga kepada Papuabaratoke.com, usai mengikuti apel rutin di lapangan upacara Sekretariat Provinsi Papua Barat, Senin (22/1/2018).

Meidodga menjelaskan, sebanyak 1.283 tenaga honorer yang tersebar dihampir 45 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Papua Barat ini, tentu membutuhkan pembiayaan yang tak sedikit.

Meski demikian untuk itu saat ini kata dia, berdasarkan surat yang dikeluarkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI, yang ditujukan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Wilayah Papua Barat, telah dilakukan kajian tahap awal.

Untuk itu, Meidodga menuturkan, kajian tahap awal sudah dilakuan oleh BKN dan BPKP Wilayah Papua Barat yang hasilnya telah disampaikan kembali kepada Kemenpan RI. Dan Kemenpan kembali menerbitkan surat yang ditujukan kepada Gubernur Papua Barat, bahwa mengingat formasi umum pengangkatan CPNS 2014 yang rencana Tahun 2017 kemarin, kembali diundur 2018 sehingga pengangkatan akan bersamaan dengan ribuan honorer tersebut.

“Prosesnya semua tahun 2018 ini, karena masih disesuaikan dengan anggaran. Kalau kita paksakan awal tahun sekarang, mau bayar pakai apa, anggarannya belum ditetapkan,” ucap Meidodga.

“Tapi kemungkinan prosesnya di atas bulan April atau Mei tahun ini,” pungkasnya menambahkan.

Penulis : Kris Tanjung
Comments
Loading...
error: Content is protected !!