Portal Berita Papua Barat

Perkuat Persatuan, Ketua MUI Bertandang ke Bupati Bintuni

0 66
Ketua MUI Bertandang ke Bupati Bintuni
Ketua MUI Bertandang ke Bupati Bintuni – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua Barat, Ahmad Nausrau saat bertandang ke Bupati Kabupaten Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw, MT, Kamis (18/1/2018), Bertempat di Kantor Bupati, SP 3 Manimeri Bintuni. (Foto: Istimewa)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Ketua MUI Bertandang ke Bupati Bintuni.  Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua Barat Ahmad Nausrau melaksanakan silaturahmi bersama Bupati Kabupaten Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw, MT, Kamis (18/1/2018), Bertempat di Kantor Bupati, SP 3 Manimeri Bintuni.
Ketua MUI Ahmad Nasrau yang bertandang ke Bupati Bintuni ini juga di dampingi Wakil Bupati Kabupaten Teluk Bintuni Matret Kokop, dan Kepala BPKAD Bintuni Ali Ibrahim Bauw. Dalam pertemuan yang penuh nuansa kekeluargaan tersebut, Ketua MUI Provinsi Papua Barat Ahmad Nasrau menyampaikan apresiasi kepada Pemda Teluk Bintuni atas peresmian gedung kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Teluk Bintuni, pada 8 Januari 2018 lalu.

Dikatakan, kehadiran anggota MUI di tingkat kabupaten Teluk Bintuni, diharapkan semakin mempererat persatuan dan kesatuan antar umat beragama di Kabupaten Teluk Bintuni. Tidak hanya itu, kata dia, melalui kerja sama MUI Kabupaten Bintuni, juga memiliki program jangka panjang, yakni terutama untuk mencetak ulama di setiap kampung-kampung.

“Langkah ini penting, mengingat keberadaan ulama atau mubaligh, sangat penting. Untuk itu guna melanjutkan estafet ulama di Kabupaten Bintuni, perlu adanya pembinaan dan pengembangan calon-calon ulama di kampung-kampung. Minimal di setiap kampung ada satu ulama, sehingga kedepan kita memiliki kader ulama yang bisa membina umat,” tandas ketua MUI.

Sehingga melalui dukungan dan pembinaan terhadap program kerjanya, MUI agar tetap konsisten menjalankan ajaran Islam di Kabupaten Teluk Bintuni.

Sementara Bupati Bintuni Ir. Petrus Kasihiw, MT juga memberikan apresiasi terhadap berbagai program yang kedepan akan dilaksanakan MUI Kabupaten Bintuni, terutama dalam pembinaan umat.

Sesuai visi dan misinya, MUI berfungsi menjaga dan mengawal agar tetap terwujudnya izzul Islam wal muslimin atau kejayaan Islam. MUI juga berfungsi dan berperan dalam menjadikan umat islam sebagai suri tauladan dan terbaik di tengah-tengah umat lainnya.

Baca Juga:  Pelarian YR, Pembakar Rumah Kepala Kampung di Maybrat Berakhir di Bui

“Biarlah Bintuni menjadi simbol pemersatu, NKRI mini, Pancasila yang memang benar-benar diwujudkan di Indonesia itu ada di Bintuni. Agama di Bintuni adalah agama keluarga kita saling menghargai jangan ada satu merasa yang paling hebat, merasa paling suci karena yang paling suci hanyalah Tuhan,” ujar Bupati Petrus Kasihiw.

Bupati berharap, melalui komitmennya untuk membangun kebersamaan agama-agama yang ada di kabupaten Teluk Bintuni dapat semakin terwadah dan berjalan dengan baik, demi menciptakan silaturahmi dan keberagamaan yang harmonis.

Ketua MUI Bertandang ke Bupati Bintuni
Ketua MUI Bertandang ke Bupati Bintuni – Saat Peresmian Gedung Kantor MUI Kabupaten Teluk Bintuni. (Foto: Istimewa)

“Sarana ibadah yang ada menjadi simbol kebersamaan agama-agama yaitu sudah ada pura, gereja serta masjid. Dan bantuan – bantuan keagamaan yang telah rutin di programkan dalam pemerintahan ini, semoga kedepan dapat terus menyatukan prinsip hidup saling menghargai dan menjaga kerukunan umat beragama di kabupaten Teluk Bintuni, terjaga dengan baik demi mensejahterakan masyarakat,” tutupnya.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com