Portal Berita Papua Barat

Perpanjangan Run Way Bandar Udara Rendani Dikerjakan Tahun Ini

0 45
Perpanjangan Run Way Bandar Udara Rendani
Perpanjangan Run Way Bandar Udara Rendani. (Kiri-kanan). Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat, Markus Lukas Sabarofek, Gubernur Dominggus Mandacan, dan Kepala Bandara Rendani Wahyu Anwar melihat peta rencana pengembangan bandara
Manokwari, Papuabaratoke.comPerpanjangan Run Way Bandar Udara Rendani. Pemerintah Provinsi Papua Barat pada Tahun Anggaran 2017, menggelontorkan anggaran senilai Rp 100 milyar, untuk mendukung proyek perpanjangan run way (landasan pacu) Bandar Udara Rendani.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat Markus Lukas Sabarofek, Jumat (29/9/2017) mengatakan anggaran tersebut membiayai tiga item kegiatan, yakni pembebasan lahan, leveling (peningkatan ketebalan) run way, dan pembuatan box culvert.

“Anggaran Rp100 milyar dibagi, Rp20 milyar membantu pemerintah kabupaten (Manokwari), Rp10 milyar pakai bebaskan lahan. Rp 80 milyar dibagi lagi,  Rp 50 milyar dipakai untuk leveling, Rp30 milyar untuk box culvert dan penambahan run way 300 meter,” kata Sabarofek.

Kata dia, sejumlah kegiatan tersebut dikerjakan oleh Dinas Perhubungan. Meski demikian, pelaksanaan proyek tersebut tetap dikoordinasikan dengan pihak bandara. “Kita hitung dan harus diasistensi baru bisa dikerjakan, karena mengerjakan bandara tidak sama dengan yang lain. Tahun ini dikerjakan,” ujar dia.

Pembangunan bandara, lanjut Sabarofek, membutuhkan dukungan pemerintah pusat. Dengan demikian, ada sharing anggaran yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.

“Panjang run way yang ada saat ini 2.000 meter dan akan ditambah 300 meter biar bisa didarati  pesawat berbadan besar sehingga banyak maskapai yang masuk. Harapannya, akan ada persaingan yang bisa menekan harga tiket,” ujar dia lagi.

Kepala Unit Bangunan dan Landasan Bandara Rendani Welem Marisan mengatakan, sesuai masterplan, panjang run way bandara mencapai 2.500 meter dan lebar 45 meter. “Bisa didarati pesawat tipe ER 900.

Baca Juga:  Gubernur Dominggus: Pengerusakan Kantor, Sepenuhnya di Polres Manokwari

Perluasan, teriminal penumpang, fasilitas penunjang, semua sudah masuk dalam masterplan. Sekarang, tinggal tunggu persetujuan Kementerian Perhubungan,” terangnya.

Gubernur Domingus Mandacan mengaku, telah berkomunikasi dengan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi. “Beliau minta ketemu 5 Oktober mendatang, tetapi tidak bisa karena harus ikut HUT TNI. Pertemuan tersebut akan membicarakan pembangunan jalan dan rencana relokasi,” kata Dominggus.

Ditambahkan, pengembangan bandara Rendani harus didukung semua pihak. Untuk itu, program dan kegiatan setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) harus bersinergi sehingga pelaksanaan pembangunan bisa berjalan lancar.

“Kaitannya dengan relokasi dan pemukiman bisa disinergikan dengan program OPD lain. Jalan yang ada saat ini sudah masuk kawasan bandara, tetap akan dikerjakan. Kita akan minta dukungan pemerintah pusat, balai jalan nasional sudah ada tinggal minta dukungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” ujar Dominggus (ARF/PBOke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!