Portal Berita Papua Barat

Presiden Joko Widodo Direncanakan Buka Pesparawi XII di Kaimana

0 31

Kaimana, Papuabaratoke.com – Rencana kedatangan Presiden RI, Ir. Joko Widodo ke Kaimana, dibenarkan Wagub Papua Barat, Mohamad Lakotani.

Menurutnya, upaya untuk mendatangkan orang nomor satu di Indonesia, telah dilakukan Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan.

“Koordinasi dengan Kementrian Bidang Perekonomian sudah dilakukan. Itu salah satu upaya Pemprov agar Presiden hadir saat pembukaan Pesparawi,” ujar Lakotani, Jumat (28 Juli 2017) di Kaimana.

Kehadiran Presiden Jokowi di Kaimana akan membawa dampak yang positif, tak hanya bagi Kaimana dan Papua Barat, akan tetapi juga untuk Indonesia secara menyeluruh.

“Kenapa ?, karena saat ini Indonesia sedang dilanda masalah intoleransi. Kehadiran Presiden sangat bagus, disitu Presiden akan melihat langsung kerukunan antar umat beragama di tanah Papua,” bebernya.

Lakotani menuturkan toleransi agama di bagian selatan Papua, (Kaimana dan sekitarnya), sangat tinggi. Terutama dengan istilah ‘Satu Tungku Tiga Batu’ atau yang dikenal dengan sebutan agama keluarga.

Selain itu Ceremonial pembukaan Pesparawi nanti akan digelar  pertunjukan unik dan menarik.

Akan ada kolaborasi 100 peniup terompet 100 yang berasal dari berbagai denominasi gereja di Kaimana bersama 200 penari Hadrat dari kaum muslim.

Presiden juga akan mendengar sejarah masuknya Injil ke Tanah Papua yang akan dipaparkan Gubernur Papua Barat. Sedangkan, kerukunan beragama di Kaimana akan dipaparkan Bupati Kaimana, Matias Mairuma.

“Kami tetap berupaya hadirkan Presiden untuk pembukaan Pesparawi nanti. Semua persiapan harus berjalan baik, apalagi jika Presiden hadir,” ungkap Wagub.

Senada, Sekda Papua Barat, Drs. Nataniel Mandacan, menambahkan, anggaran Rp.2 Milyar untuk panitia Pesparawi XII di Kaimana sudah diserahkan Pemprov. Namun, jumlah ini bisa bertambah jika Presiden RI hadir nanti.

Baca Juga:  Bangga Disinggahi Rainbow Warrior, Wagub Komitmen Bangun Papua Barat Kedepankan Keseimbangan Lingkungan

“Bisa saja anggaran itu bertambah, apalagi jika Presiden hadir. Untuk Manokwari dan Sorong (jika presiden hadir) juga sama, nanti Pemprov akan bantu,” terang Sekda diaminkan Ka BKAD PB, Abia Ullu. (Thias/PBOke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com