Portal Berita Papua Barat

Profesi Wartawan di Papua Barat Dilecehkan, Ini Video Pengakuannya

0 693
Profesi Wartawan di Papua Barat Dilecehkan
Profesi Wartawan di Papua Barat Dilecehkan, Ini Video Pengakuannya.
Manokwari, Papuabaratoke.com – Profesi Wartawan di Papua Barat Dilecehkan.  Terkait kehadiran Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian di Kabupaten Manokwari-Papua Barat diduga diwarnai pelecehan profesi wartawan.

Pasalnya sejak kedatangan orang nomor satu di jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia itu di Bandara Rendani Manokwari, Minggu (28/1/2018) sore sekira pukul 17.15 wit, hingga di sela acara peresmian gedung megah itu Mapolda Papua Barat, Senin (29/1/2018) pagi, diwarnai dengan dugaan Intimidasi kekerasan verbal.

Pengamanan yang super ketat sangat dirasakan oleh wartawan sejak penjemputan Kapolri dari Bandara Rendani Manokwari kemarin hingga acara peresmian Mapolda Papua Barat, di Kampung Maripi Distrik Manokwari Selatan Kabupaten Manokwari-Papua Barat.

Berikut pengakuan Aries Balubun salah satu wartawan harian Papua Barat Pos Biro Perwakilan Manokwari Raya yang mendapatkan dugaan kekerasan verbal pada acara peresmian tersebut.

Selain itu, Ketua Advokasi PWI Papua Barat, Kris Tanjung menyayangkan sikap Polda Papua Barat. Pasalnya gelagat dan sikap Polda Papua Barat yang terkesan menghalang-halangi kerja pers dipertontonkan saat penjemputan Tribata satu tersebut di Bandara Manokwari.

Baca Juga:  "Kehadiran Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Papua Barat", Lecehkan Profesi Wartawan

Tanjung pun mengingatkan Polda Papua Barat, bahwa kembali mencermati UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Yakni pasal 4 ayat 1 disebutkan bahwa kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara, ayat kedua bahwa terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran, ayat ketiga bahwa untuk menjamin kemerdekan tesebut.

Sementara, Kabag Ops Polres Manpkwari, Kompol Winarto mendengar insiden ini, langsung mendatangi sejumlah wartawan yang berkumpul di salah satu warkop. Dia mengatakan, kehadiran dirinya semata-semata ingin memediasi dan mecari solusi terbaik ihwal insiden ini.

“Kehadiran saya di sini inisiatif tanpa ada perintah maupun komando dari siapa pun. Saya hanya ingin memediasi karena kita adalah mitra,” terang Winarto.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
error: Content is protected !!