Portal Berita Papua Barat

Putra Papua Sejati, Briptu Dedemus Nubuab Dibalik Pengungkapan Korupsi Rp 35 Triliun

0 1.425
Putra Papua Sejati
Putra Papua Sejati – Briptu Dedemus Nubuab putra asli papua kampung Wekari Distrik Saukorem, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat adalah sosok yang tak terpisahkan dari pengungkapan kasus dugaan korupsi penjualan kondensat oleh PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPP), oleh Penyidik ​​Sub Direktorat Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri.
(Foto: Ist)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Putra Papua Sejati.  Briptu Dedemus Nubuab putra asli papua kampung Wekari Distrik Saukorem, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat adalah sosok yang tak terpisahkan dari pengungkapan kasus dugaan korupsi penjualan kondensat oleh PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPP), oleh Penyidik ​​Sub Direktorat Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri.

Berdasarkan perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) jumlah kerugian negara dalam kasus PT. TPP yang juga satuan kerja khusus pelaksana kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi (SKK Migas) ini mencapai Rp 35 triliun.

Jelas ini adalah jumlah kerugian negara terbesar yang berhasil diungkap oleh penyidik ​​manapun di Republik Indonesia. Sekaligus ini adalah kasus pertama di sektor migas yang berhasil diungkap dan dibawa sampai ke meja hijau.

Yang lebih menarik lagi adalah bukan hanya besar kerugian negara yang berhasil diungkap, tapi Penyidik ​​Sub Direktorat TPP Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus berhasil menyelamatkan uang negara lebih dari 32 triliun melalui penyitaan beberapa rekening tersangka.

Tak hanya dibutuhkan kemampuan teknis penyidikan, melainkan keberanian dan kebersihan nurani semua penyidik ​​yang terlibat dalam pengungkapan kasus raksasa ini. Dan di balik semua kesuksesan ini ada sebuah getir yang tak mungkin dilupakan.

Sosok seorang penyidik ​​pembantu BKO asal Papua mewarnai hari-hari yang panjang dan melelahkan dalam penyusunan berkas kasus ini. Pribadinya yang ceria, jenaka dan tidak mengenal lelah selalu menjadi warna dan aura yang menghibur saat rintangan menghadang, tak tertembus oleh akal sehat.

Pangkatnya memang hanya seorang Briptu, tapi dedikasi kerja luar biasa. Dialah orang yang ikut membantu menyusun perkara ini, lembar demi lembar sampai mencapai lebih dari 1,2 meter tingginya.

Tak pernah nampak secilpun keluh dan kesah keluar dari mulutnya, dan tak pernah ada motivasi lain keluar dari batinnya kecuali bekerja sebaik mungkin membantu orang yang digarong dari negeri yang dicintainya.

Baca Juga:  Gubernur Buka Rakornis Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Se-Papua Barat

kejahatan yang dilakukan oleh tersangka korupsi PT TPPI jauh dari pemikiran seorang Briptu Dedemus Nubuab yang tak ingin menjadi kaya karena menjadi Polisi.

Sayang raganya kalah bukan oleh ketamakan atau tekanan dari koruptor, tapi oleh virus malaria yang menggerogotinya tanpa mengenal kompromi. Jiwanya bersih mengemban tugas mulia sepenuh hati sebagai insan Bhayangkara. Masih terbayang sosok jasad membeku seorang Briptu Dedemus Nubub yang di dalam peti jenasah yang sederhana.

Kiriman Kesederhanaan ini memang menjadi bagian dari hidup dan kehidupannya. Masih terngiang bukti rekan-rekannya yang membantu mengemasi barang-barang miliknya di tempat kos-kosannya.

Mereka hanya menemukan beberapa buku dan pakaian ganti yang lusuh seorang penyidik ​​pembantu. Namun ada satu yang sontak mengharukan, ternyata di samping tempat tidur almarhum yang sangat sederhana ini, terpasang dengan rapi Bendera Merah Putih di dinding.

Sama seperti sang saka Merah Putih yang dia tempelkan di motor bututnya. Bahkan Merah Putih pulalah yang terpampang di pusaran di desa Soukorem, sekitar 5 jam menggunkan kendaraan dari Manokwari, Papua Barat.

“Sosoknya memang pantas sebagai seorang Putra Papua sejati, yang mencintai negeri yang dibela hingga akhir hayat. Sudah selayaknya negeri ini juga memberikan penghargaan buat pengabdiannya. Terima kasih Briptu Dedemus Nubuab, pengorbananmu tak sia-sia untuk NKRI,” demikian dikutip dari laman facebok bernama Johnny Isir, Jumat (16/2/2018).

Putra Papua Sejati
Putra Papua Sejati – Ucapan belangsungkawa teriiring doa pun, terus membanjiri postingan Facebook Johnny Isir tersebut. (Foto: Ist/Facebook)

Briptu Dedemus Nubuab berasal dari anggota Polres Kabupaten Teluk Bintuni dan masuk dalam daftar penyidik pembantu BKO di TPPU Bareskrim Polri.

Almarhum Briptu Didimus Nubuab dimakamkan di pekuburan kampung halamannya Wekari Distrik Saukorem.

Ucapan belangsungkawa teriiring doa pun, terus membanjiri postingan Facebook Johnny Isir tersebut.

Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com