Portal Berita Papua Barat

Samy Djunire Saiba: Papan Proyek Mendorong Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan

0 16
Plt. Dinas PU Papua Barat, Samy D Saiba (kaos biru) bersama rombongan Gubernur PB (jaket kuning) pada saat meninjau jalan lingkar luar arfai-pantura, Jumat (5/01/2018) (Istimewa)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Papan Proyek Mendorong Partisipasi Masyarakat.  Pengusahan jasa konstruksi memiliki kewajiban memasang plang atau papan proyek yang berisikan tentang informasi kegiatan proyek. Mulai dari sumber anggaran, pelaksana kegiatan, dan waktu kerja. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua Barat, Samy Djunire Saiba menyatakan, pemasangan papan proyek wajib hukumnya. Dan, ini termasuk dalam tertib administrasi.

“Papan proyek memudahkan masyarakat dalam ikut mengawasi kegiatan proyek, siapa yang kerjakan,
anggarannya berapa dan bersumber dari mana, berapa lama pekerjaan ini. Jika ada masalah, masyarakat akan mudah menyampaikan komplain kepada perusahaan yang terkait,” kata Samy usai mengikuti kegiatan senam bersama yang dirangkai dengan kerja bakti pegawai kantor gubernur Papua Barat, Jumat (5/1/2018) pagi.

Untuk itu, Samy mengimbau kepada seluruh pengusaha jasa konstruksi yang mendapatkan proyek pekerjaan dari pemerintah provinsi Papua Barat maupun pemerintah daerah di kabupaten dan kota. Agar tidak lalai dengan kewajiban ini.

“Kita berharap pada 2018 seluruh atribut terkait dengan pekerjaan fisik pada lokasi pembangunan wajib dipasang. Sudah wajib diumumkan tentang informasi proyek. Tahun ini, kita akan disiplinkan lagi, papan ini tidak mahal kan,” ujarnya.

Menurutunya, papan proyek yang berisikan informasi kegiatan menjadi penting dalam rangka mendukung transparansi serta mendorong partisipasi masyarakat dalam ikut mengontrol setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah. Masyarakat berhak atas informasi tersebut.

“Di kota-kota besar di Indonesia bukan hanya papan proyek saja, bendera perusahaan juga dipasang sehingga dengan melihat bendera saja orang sudah bisa tahu pekerjaan itu siapa yang kerjakan,” bebernya.

Ditambahkan, kondisi tersebut berbeda dengan di Manokwari. Di mana, proyek kegiatan ada yang dilaksanakan tanpa memasang papan proyek. “Proyek drainase yang dikerjakan dari daerah Kota sampai Wosi, ini tidak ada papan proyek sehingga kita tidak tahu siapa yang kerjakan,” tukasnya.

Baca Juga:  Genap 3 Bulan Jabat Kalapas, Ini Terobosan dan Harapan Yosef Yembise
Penulis: Razid Fatahuddin
Comments
Loading...
error: Content is protected !!