Portal Berita Papua Barat

Seleksi CPNS Tetap Menggunakan Sitem Online

6
Seleksi CPNS Tetap Menggunakan Sitem Online
Seleksi CPNS Tetap Menggunakan Sitem Online – Kepala BKD Pemprov Papua Barat, Drs. Yustus Meidodga
Manokwari, Papuabaratoke.comSeleksi CPNS Tetap Menggunakan Sitem Online. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua Barat, Yustus Meidodga, Rabu (18/10/2017) menyatakan, seleksi penerimaan CPNS di Wilayah Provinsi Papua Barat tetap menggunakan sistem online.

“Mau provinsi atau kabupaten dan kota tetap online dengan sistem CAT . Jadi, sekarang belajar. Tidak ada kebijakan, kalau kita menolak itu berarti formasi tidak turun,” ujarnya.

Kata Yustus, aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat terkait seleksi CPNS dikembalikan dengan pendaftara secara manual tidak dapat diterima. Pasalnya, penerimaan CPNS dengan sistem online berlaku secara nasional.

“Kita sudah sampaikan kepada Tim. Waktu itu ada tim yang demo. Sudah kita sampaikan masalah ini dalam pertemuan,” tukasnya.

Meski seleksi penerimaan CPNS dilaksanakan dalam tahun 2017, lanjut Yustus, hingga kini belum ada jadwal pelaksanaannya yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Rerformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB)

“Tetap tahun ini. Kalau pengumuman sudah terbuka berarti diikuti dengan pendaftaran CPNS. Mungkin bulan depan. Yang pasti masih menunggu salah satu daerah yang belum memasukan formasi. Tidak salah Kabupaten Kaimana,” ujarnya lagi.

Dikatakan, formasi Tahun 2017 sebanyak 231. Di mana, merupakan formasi 2014 yang diaktifkan kembali. Sayang, Yustus tidak membeberkan jumlah masing-masing formasi dari total kuota yang ada.

Sebelumnya, Ikatan Mahasiswa Arfak (IMA) menggelar demonstrasi dan memprotes seleksi CPNS di wilayah ini yang menerapkan sistem online. Alasan yang dikemukakan cukup rasional, yakni konektofitas dan jaringan internet belum merata di seluruh daerah di Papua Barat.

Aspirasi mereka ini diterima Wakil Gubernur Muhammad Lakotani. Dalam pernyataannya, Lakotani mengisyaratkan bahwa seleksi CPNS di Papua Barat dihentikan untuk sementara waktu. Dan, akan ada pertemuan dengan berbagai pihak yang dianggap berkompeten untuk dilibatkan membicarakan persoalan tersebut. (ARF/PBOke)

Comments
error: Content is protected !!