Portal Berita Papua Barat

Seleksi SIP, 4 Anak Papua Lolos, 1 Gugur, Fraksi Otsus Yoteni: Trima Kasih Kapolda

0 501
Seleksi SIP
Seleksi SIP – 31 Bintara Polda Papua Barat, yang dinyatakan lolos seleksi mengikuti Sekolah Inspektur Polisi Tahun 2018.(Foto: Istimewa)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Seleksi SIP.  Mewakili masyarakat adat di lembaga DPR Papua Barat, Ketua Fraksi Otsus, Yan Anton Yoteni menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Kapolda Papua Barat, karena sudah memberikan kesempatan kepada anak-anak asli Papua yang bertugas di kepolisian berkesempatan mengikuti Sekolah Inspekur Polisi (SIP).

Menurut Yoteni, keberpihakan Kapolda Papua Barat kepada Orang Asli Papua di jajaran kepolisian sudah sesuai dengan amanat undang-undang otsus 21 tahun 2001 tentang otonomi khusus.

Ucapan itu terungkap oleh Yoteni setelah mendapat informasi 4 orang anak Papua lolos dan diterima pada sekolah Inspeketur polisi.

“Syukur puji Tuhan,…kami ucapkan trima kasih kepada semua pihak terutama Kapolda Papua Barat yang telah memberikan perhatiannya kepada pelaksanaan OTSUS Papua Barat,” kata Yoteni melalui grop WhatsApp, Selasa (20/2/2018).

Adapun 4 anak OAP yang lolos, yakni, Paulus Maniagasi (Polres Sorong), Zeth Aninam (Polres Sorong), Mesak Samonsabra (Polres Sorong) dan Obeth Antoh (Polres Bintuni).

Keempat nama tersebut, berhak mengikuti pendidikan SIP tahun 2018. Lanjut Yoteni, dari informasi bahwa 28 seat OAP dan terdapat 4 orang OAP yang lolos seleksi yang ketat dan diklaim transparan.

“Itu artinya 14 persen OAP dan nusantara 86 persen, maka kita doakan sehingga kedepan persentase ini bisa naik” harap Yoteni.

Kata Yoteni, kedepan jangan hanya di jajaran kepolisian, melainkan dari angkatan militer lainnya memberikan kesempatan luas kepada OAP untuk mendapat kesempatan pendidikan. Namun pihaknya selaku wakil rakyat akan melakukan tugas fungsi kontrol.

Salah satu anak asli Papua yang ikut dalam seleksi namun tak lolos, kepada Papuabaratoke dan enggan diberitakan identitasnya, mengaku bahwa sebenarnya ada 5 anak Papua, namun dirinya terpaksa digugurkan dikarenakan jatuh dari tahap jasmani atau seleksi pull up dan lari.

Baca Juga:  Gugatan Bribda Rafani Harahap Dikabulkan, PTUN Jayapura Perintahkan Kapolda Papua Barat Cabut SK PTDH

Meski jatuh dari tahapan itu, dirinya tak mengerti penilaian tersebut. Padahal kata dia, dari tahapan pemeriksaan administrasi, psykologis dan kesehatan ia lolos, namun saat jasmani ia tak lolos.

Yoteni melalui sambungan teleponnya mengatakan, apabila anak Papua yang tak lolos, itulah penilaian dari panitia. Namun keempat nama yang lolos merupakan perjuangan fraksi otsus, bahkan apresiasi setingginya kepada kapolda karena sudah menjawab apa yang menjadi hak dasar OAP.

Penulis : Hanas Warpur
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com