Portal Berita Papua Barat

Tongkat Estafet Pindah ke Donny Heatubun, Deputi Gebernur BI Harap Tingkatkan Pembangunan PB

0 42
Deputi Gebernur BI
Deputi Gebernur BI – Penandatanganan berkas serah terima jabatan, dari Agus Hartanto selaku pejabat yang lama kepada penjabat kepala perwakilan yang baru Donny H Heatubun di ruang pertemuan, Aston Niu Hotel, Manokwari, Jumat (26/1/2018) pagi.(Foto: Adrian Kairupan/PBOKe)
Manokwari,Papuabaratoke.com – Deputi Gebernur BI.  Tongkat estafet Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Barat, kini dipegang oleh Donny H Heatubun yang sebelumnya menjabat analisis senior di Divisi Pengembangan dan Pengaturan Pasar Uang Rupiah BI.

Hal ini dibuktikan, penandatanganan berkas serah terima jabatan, dari Agus Hartanto selaku pejabat yang lama kepada penjabat kepala perwakilan yang baru Donny H Heatubun di ruang pertemuan, Aston Niu Hotel, Manokwari, Jumat (26/1/2018) pagi.

Penandatanganan ini berdasarkan petikan keputusan gubernur Bank Indoensia nomor 19/223/KEP.BI/INTERN/2017, tentang mutasi pegawai pangkat deputi direktur dan promosi pegawai ke pangkat deputi gubernur, gubernur bank indonesia.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi, terlebih dahulu mengatakan dalam sambutannya, mengapresiasi atas kepemimpinan Kepala Perwakilan BI yang sebelumnya dipimpin Agus Hartanto.

Dimana telah berkontribusi aktif sebagai strategic partner dalam mendorong pengembangan ekonomi di wilayah Provinsi Papua Barat dengan baik.

“Selama ini BI Papua Barat terpantau telah aktif sebagai strategic partner dalam mendorong pengembangan ekonomi dan mengawal stabilisasi inflasi daerah, hal ini patut dipertahankan,” ucap Deputi Rosmaya.

Pencapaian salah satunya sukses bersama pemerintah menjadi Tim Pemantau Inflasi Daerah (TPID) Provinsi terbaik, dan mendukung peningkatan usaha mikro kecil menengah para masyarakat lokal. Seperti pengelolaan keripik sukun yang telah menembus pasar ekonomi nasional, sebagai makanan ringan khas Manokwari. Selain itu 3 tahun terakhir gejolak harga inflasi daerah Provinsi Papua Barat masih bisa dikendalikan.

“Memang kita melihat dari beberapa hal, namun sejauh ini kondisi inflasi di daerah masih stabil. BI berharap di tahun 2018 dapat meningkatkan 5 – 5,5, persen nilainya mempertahankan laju inflasi dari tiga tahun terakhir.

Tak hanya itu, kata dia, masyarakat sudah mulai menyadari, bahwa menyimpan uang di Perbankkan semakin meningkat, serta pertumbuhan kredit untuk Papua Barat sejauh ini dalam mendorong sektor pertumbuhan ekonomi Papua Barat terus berkembang baik,” jelasnya.

Rosmaya juga berharap, agar kepemimpinan yang baru akan membawa semangat baru, sehingga kiprah Bank Indonesia perwakilan Provinsi Papua Barat dapat semakin dirasakan, dan bermanfaat bagi pembangunan ekonomi daerah.

“Embanlah amanah dengan baiknya, dan tetaplah mendukung pembangunan Papua Barat. Jadilah partner yang baik di Pemerintahan Papua Barat. Saya harap apa yang telah dirintis oleh pemimpin sebelumnya agus hartanto dapat diteruskan oleh pemimpin yang baru (Donny H Heatubun, red) ini,” tukasnya.

Diberitakan, Gubernur BI memutuskan dan memindahkan Agus Hartanto sebagai analisis eksekutif di departemen regional 1 BI.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
error: Content is protected !!