Portal Berita Papua Barat

Wagub Kritisi BP Tangguh, Lampu Di Bintuni Masih Kunang-kunang

0 8

Papua Barat, Papuabaratoke.com – Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, menegaskan pengelolaan Sumber Daya Alam di Papua Barat, harus berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Secara tegas, ia telah meminta agar kantor SKK Migas dibuka di Manokwari.

Permintaan itu disampaikan saat pertemuan dengan pimpinan perusahaan Migas dan pihak Kementerian ESDM di Balikpapan, Kalimantan Timur, beberapa waktu lalu.

“Supaya kita tahu berapa banyak perusahaan Migas dan di posisi mana perusahaan Migas ini di Papua Barat. Agar komunikasi kita intens untuk maksimalkan potensi yang ada,” ujar Wagub saat kunjungan kerjanya di Teluk Wondama Selasa (20 Juni 2017).

Pengelolaan Sumber Daya Alam (Migas) di Papua Barat, dinilai belum memberi kontribusi besar pada kemajuan Daerah, apalagi kesejahteraan masyarakat.

Lakotani  menegaskan jangan sampai pengelolaan Sumber Daya Alam di Papua Barat berakhir seperti teori air mancur.  “Airnya keluar disini tapi dia lewat jauh. Yang dekat malah tidak basah. Yang basah malah yang jauh-jauh,” bebernya.

“Contoh BP (BP Tangguh) itu gasnya diambil disini, dikasih terang di China dan Korea sana. Di Bintuni lampu masih kunang-kunang. Itu sesuatu yang menyedihkan,“ tandasnya lagi. (VIO/PBOKe)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!