Portal Berita Papua Barat

Warning! Tak lagi Pencegahan, 2018 BNN PB Fokus Berantas Narkoba

0 98
Fokus Berantas Narkoba
Fokus Berantas Narkoba – Kepala BNN Papua Barat, Brigjen Untung Subagyo saat beraudiens dengan Ketua PWI Papua Barat, Bustam yang didampingi sekertaris, Roy Sibarani dan sejumlah pengurus PWI yang tergabung dalam panitia HPN, di kantor BNN PB, Kamis (1/2/2018) siang. (Foto: Kris Tanjung/PBOKe)

Manokwari, Papuabaratoke.com – Fokus Berantas Narkoba.  Badan Narkotika Nasional Papua Barat (BNN PB) menegaskan, bahwa di tahun 2018 ini, akan fokus pada upaya pemberantasan Narkoba.

“Kami (BNN PB, red) tahun 2018 ini, tak lagi lakukan pencegahan, tapi fokusnya lebih pada upaya pemberantasan (Penyalahgunaan Narkoba),” ucap Kepala BNN PB, Brigjen Pol Untung Subagyo, saat beraudiensi dengan Ketua PWI Papua Barat, Bustam yang didampingi sekertaris, Roy Sibarani dan sejumlah pengurus PWI yang tergabung dalam panitia HPN, di kantor BNN PB, Kamis (1/2/2018) siang.

Untung mengatakan, secara spesifik penanganan upaya pemutusan mata rantai penyalahgunaan narkoba, akan dititikberatkan pada penegakkan hukum khususnya di bidang pemberantasan.

“Tahun 2018 ini kita akan fokus pemberantasan, karena di tahun-tahun sebelumnya sudah dilakukan fungsi pencegahan. Dan setelah dilakakun evaluasi, tetap aja presentasi cenderung meningkat. Nah dengan menjabarkan program BNN RI, kami prioritaskan fungsi pemberantasan,” jelas Untung.

Dan diakuinya, meski di kabupaten/kota telah terbentuk 500-san Relawan penggiat anti narkoba. Namun upaya penindakan hukum di tahun 2018 ini adalah hal utama.

Disebutkan, tahun 2018 ini BNN PB akan mengungkap penyalahgunaan narkoba di Papua Barat, lebih dari yang ditargetkan.

“Katakan target itu, 10 kasus, tapi kalau memang bisa di angka 11 atau 12 bahkan lebih. Ini sudah kita petakan dan akan kami tindak tegas,” cetus Untung.

Selain itu, ia menjelaskan, dalam penindakan atau pemberantasan narkoba khusunya di 2018, untuk menentukan seseorang tersebut, layak direhabiltasi atau sebagai pengguna, pihaknya akan memaksimalkan peran Tem Asisment Terpadu (TAT).

“TAT, lah yang berperan melihat sejauh mana ketergantungan yang seseorang tersebut. Dengan melihat sejauh mana, dari mana dan sejak kapan yang besangkutan menggunakan barang haram itu. Nah ini akan menjadi pertimbangan mejelsi hakim,” tetang dia.

Baca Juga:  Gubernur Dukung Pergantian Kapolda, DPR PB Diminta Dukung OAP

Dalam pertemuan tersebut, di hadapan para pengurus PWI Papua Barat, Untung mengajak untuk selalu bersinergi guna memberantas penyalahgunaan narkoba di Papua Barat. Dan bahkan kata dia, pihaknya akan menggandeng insan pers guna melahirkan terobosan-terobosan dalam hal pemberantasan narkoba.

“Kami sangat membuka diri dan mengajak sekaligus membutuhkan rekan-rekan pers untuk terus bersinergi menutup ruang penyalahgunaan narkoba khususnya di Papua Barat,” pungkas dia.

Sementara, Ketua PWI Papua Barat, Bustam mengapresiasi niatan dan ajakan BNN PB yang siap menggandeng insan pers ihwal pemberantasan narkoba.

Selain itu, Bustam juga berharap BNN PB, lebih aktif melakukan upaya pemberantasan di tempat-tempat yang memang dicurigai sebagai sarang penyalahgunaan narkoba. Seperti, Indekos, penginapan atau hotel dan tempat hiburan malam.

“Kita PWI PB khususnya, sangat merespon positif ajakan BNN PB untuk sama-sama mendukung pemberantasan narkoba di daerah ini. Dan kami juga menyarankan BNN PB agar lebih aktif melakukan razia dan tea urine di Inndekos-indekos, penginapan dan THM,” ucap Bustam.

Penulis : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!