Portal Berita Papua Barat

Distrisibusikan Logistik, 1 Anggota TNI Gugur di Serang KKSB

0 222

- Advertisement -

Kapendam XVII Cendrawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi (istimewa)
Papuabaratoke.com – Kontak tembak antara Pasukan TNI dan KKSB kembali terjadi di daerah longsoran Baganbaga Distrik Yambi Kab. Puncak Jaya.

Insiden ini kembali terjadi jumat (18/1/2019) saat Pasukan TNI sedang mendistribusikan logistik ke pos – pos.

Kapendam XVII/Cendrawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi dalam press releasenya yang diterima papuabaratoke.com mengungkapkan kontak tembak terjadi tepatnya pukul 12.10 WIT. KKSB pimpinan Lekagak Telenggen menyerang pasukan TNI yang bergerak dari Distrik Mulya menuju Distrik Yambi dalam rangka mendorong logistik.

Saat sampai di daerah longsoran Babanbaga kata Aidi,  tiba-tiba Pasukan TNI mendapatkan gangguan tembakan dari atas ketinggian.

“TNI berusaha membalas tembakan dan melakukan pengejaran, namun karena kondisi medan yang sangat berat KKSB yang diperkirakan berjumlah belasan orang berhasil melarikan diri secara terpencar masuk ke hutan,”ungkapnya.

Saat dilaksanakan pembersihan oleh TNI ditemukan beberapa barang bukti berupa dua buah magasen senapan panjang berikut amunisinya, dua buah tongkat komando (diduga milik Lekagak Talenggeng), dua buah Stempel TPN OPM dan sejumlah Dokumen TPN OPM.

Aidi menambahkan kontak tembak tersebut mengakibatkan salah satu anggota TNI, Pratu Makamu mengalami luka tembak di Paha sebelah kiri.

Korban akan dievakuasi ke Timika dalam rangka mendapatkan pertolongan medis namun karena terkendala cuaca, evakuasi tidak bisa dilaksanakan.

Pratu Makamu yang akhirnya jiwanya tidak tertolong, jenazah saat ini masih disemayamkan di Yanbi utuk menunggu evakuasi ke Timika.

Pasca kontak tembak tersebut,  situasi di Distrik Yanbi saat ini telah kondusif. Aktifitas masyarakat tetap berjalan normal.

Saat Pasukan TNI tetap bersiaga dengan tetap menghimpun informasi tentang kedudukan KKSB. (***/pboke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!