Portal Berita Papua Barat

Gubernur Dominggus Ungkap Sejarah YPK di Balik Pekabaran Injil Tanah Papua

0 166
Sejarah YPK
Sejarah YPK – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan (Kanan), Kaleb Mofu, Ketua PSW pengelola sekolah wilayah YPK (Kiri), Pdt. M Warfandu Sekretaris Klasis GKI Manokwari (Jas biru) Sekda Manokwari F.M Lalenoh (Ke tiga dari kiri) dan Ketua Panitia Penyelenggara HUT YPK ke 56 (Pojok Kanan).(Foto: Clemens Mandacan/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Sejarah YPK.  Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, mengungkap sejarah perjalanan Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) di balik pekabaran injil di tanah papua.

Dikemukakannya, YPK tak dapat dipisahkan dari pekabaran injil di tanah Papua, yang dipelopori kedua rasul Papua Ottouw dan Geisler.

Dimana pada tahun 1855, ketua rasul ini telah membangun dan meletakan dasar pendidikan melalui sekolah-sekolah kampung yang bertujuan mengangkat harkat dan martabat orang asli papua dalam segala aspek.

“Terutama tentang hidup terang dan keselamatan dari Yesus Kristus, yang menjadi landasan pembangunan di tanah Papua,” ucap Diminggus saat menghadiri HUT YPK ke 56, di SD YPK Pasir Putih Distrik Manokwari Timur, Kamis (8/3/2018).

Dijelaskan, pendidikan pada hakekatnya merupakan proses pembangunan, peradaban sebuah bangsa. Oleh sebabnya kedua rasul papua merasa sangat penting untuk menyelenggarakan pendidikan, dengan menata budaya hidup orang asli papua dan membangun peradaban atau perubahan mengenal jadi diri yang sesungguhnya di hadapan Tuhan.

Lanjutnya, catatan sejarah pada tahun 1857 pendidikan bermula sejak menggunakan sebuah bilik kamar Pdt. Ottouw, dan guru pertama dan satu-satunya guru orang papua kala itu adalah Nyonya Bles Ottouw,.

“Ia mengajar sembilan mata pelajaran yang dinilai sangat mendasar, untuk membangun peradaban orang Papua kala itu, yakni bagaimana berkebun, bercocok tanam, kesehatan, bagaimana hidup yang sehat, membaca, menulis, berhitung, bernyanyi dan berdoa,” ungkap Dominggus dalam hening yang dalam mengingatkan perjuangan pionir-pionir Papua kala itu.

Baca Juga:  HUT YPK Ke-56 Dipusatkan di SD YPK 02 Pasir Putih Manokwari

Kehadiran YPK di Papua terangnya, dengan tujuan ikut mencerdaskan kehidupan bangsa, yang merupakan salah satu tujuan Negara Indonesia yang disebut dalam pembukaan UUD 1945.

Lanjutnya, berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan pemerataan kesempatan belajar bagi masyarakat dan meningkatkan mutu pendidikan pada semua jenjang, jalur, dan jenis pendidikan.

“YPK adalah salah satu yayasan pendidikan tertua di Papua dan merupakan patner kerja pemerintah, yang melahirkan generasi penerus bangsa,” imbuhnya.

Untuk itu, dia menyebutkan, di usia yang ke-56 tahun, YPK diharap mampu memenuhi sasaran pendidikan kedepan sehingga menjadi yayasan pendidikan yang kuat, akuntabel dengan sistem manajemen yang efektif dan efisien.

“Kami akan terus dorong YKP memiliki daya saing dan mampu mencetak lulusan yang berkualiras, kreatif, inovatif dan mandiri serta ikut mendorong penuntasan wajib buta aksara di Papua Barat,” harap dia.

Dominggus menuturkan, bahwa pemerintah Papua Barat mempunyai tugas untuk ikut memperkuat pendidikan di YPK dan swasta lainnya. Pada kesempatan itu pula, ia mengucapkan banyak terima kasih atas kegigihan para guru yang selama ini telah membuktikan pengabdian dan perjuangan yang tak mengenal lelah memajukan YPK di tanah Papua.

“Saya menyampaikan selamat merayakan HUT ke 56 YPK di tanah Papua, Tuhan Yesus Memberkati kita sekalian,” tutup Dominggus.

Penulis : Clemens Mandacan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com