Portal Berita Papua Barat

Ini Cerita Dosen Unipa yang mengikuti Magang di Unesa

3
Cerita Dosen Unipa
Cerita Dosen Unipa – Dosen Universitas Papua, Insar Damopolii, S.Pd.,M.Pd
Manokwari, Papuabaratoke.comCerita Dosen Unipa. Dosen Universitas Papua, Insar Damopolii, S.Pd, M.Pd, mendapat kesempatan mengikuti Program Magang di Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Program Magang yang sepenuhnya dibiayai Ditjen Sumber daya Iptek Dikti ini, dilakukan selama 4 bulan dari 10 Juli – 11 November 2017.

Program yang pernah dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada tahun 80-an ini, kembali dilaksanakan sejak Tahun 2005 hingga Tahun 2017, dalam kaitannya dengan perubahan status beberapa Perguruan Tinggi Swasta menjadi Perguruan Tinggi Negeri.

Untuk menekan tingginya kualitas antara PTN lama dengan PTN baru, kepada para dosen yunior PTN baru tersebut dimagangkan pada PTN besar dengan bimbingan langsung dari dosen-dosen senior PTN besar tersebut. Kepada Papuabaratoke.com Dosen Pendidikan Biologi tersebut mengaku bersyukur karena penawaran yang diajukan ke Ditjen Sumber daya Iptek Dikti diterima.

“Sebagian besar peserta dosen magang itu dari PTS. Sedikit dari PTN. Alhamdulillah saya beruntung diterima,” ujarnya, Jumat (20/10/2017). Tujuan utama Program Magang tersebut memperluas wawasan dosen yunior mengenai pelaksanaan dan penyelenggaraan dunia kerja dosen seperti pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan cara memberi kesempatan untuk mengalami secara langsung pelaksanaan kegiatan Tridharma di Perguruan Tinggi Pembina.

Dari pengalaman yang diikutinya tersebut, pria yang menyelesaikan S1 dan S2 di Universitas Negeri Gorontalo itu mengatakan bisa mempelajari tata cara pengelolaan universitas, terutama mengenai BLU (Badan Layanan Umum), pengelolaan unit usaha secara mandiri, strategi dalam pengembangan usaha dan masih banyak lagi. “Bisa ikut kegiatan PEKERTI dan AA dimana pelatihan ini merupakan pelatihan yang wajib diikuti oleh dosen, di Unipa sendiri tidak tersedia. Dari 7 universitas pembina hanya unesa yang memberikan Pelatihan PEKERTI DAN AA secara gratis,” kisah Domopoli.

Baca Juga:  Pemda Diminta Kontrol Setiap Proyek

Program Peningkatan Ketrampilan dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) dan program APPLIED Approach (AA) merupakan dua buah program pelatihan yang dapat dimanfaatkan dalam rangka peningkatan kompetensi professional dosen dalam memangku jabatan funsional, terutama dalam peningkatan ketrampilan pedagogis. Program PEKERTI ditujukan untuk dosen pemula agar menguasai konsep-konsep dasar dalam pembelajaran dan memiliki kemampuan mengajar yang memadai.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Sementara itu, program AA ditujukan untuk dosen senior agar memiliki wawasan dan ketrampilan untuk mengembangkan kualitas proses belajar dan hasil belajar mahasiswa. Program AA ini merupakan kelanjutan dari program Pekerti.

Selain itu bisa mengikuti workshop Open Journal System (OJS), Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), e-learning, penulisan jurnal internasional, Ada juga diajarkan bagaimana menyusun proposal penelitian dan pengabdian, Pengelolaan jurusan, pembuatan perangkat pembelajaran sampai pengelolaan organisasi mahasiswa seperti HMJ.

“Banyak kegiatan tambahan lainnya. Misalnya Wisata Bromo dan Wisata Suramadu yang semua dibiayai oleh Unesa. Ada juga kegiatan dari pemerintah kota seperti jambore Sekolah Alam Insan Mulia, kampung pendidikan, seminar kepenulisan bersama Tere Liye, yang merupakan penulis buku ternama,” terangnya.

Domopoli mengatakan hal yang bisa diberikan untuk mahasiswa Unipa, misalnya mengelola organisasi mahasiswa karena dirinya pembina Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ). “Disini diajarkan bagaimana membuat perangkat pembelajaran yg semua bisa diajarkan lagi ke mahasiswa satu hal yg menjadi fokus yaitu dengan adanya magang ini. Peserta magang bisa mencari promotor untuk melanjutkan studi Doktor (S3),” paparnya.

Pria asal Bolaang Mongondow Selatan Sulawesi Utara ini membeberkan Unesa merupakan kampus besar klaster utama. Kampus Unesa sudah BLU (badan layanan umum) sedangkan Unipa belum. Dari segi pembayaran, dosen Unesa mendapat remunerasi yang dibayar setiap semester, dengan jumlah yg fantastis. (TOM/PBOke)

Comments
error: Content is protected !!