Portal Berita Papua Barat

Sekolah di Teluk Wondama Masih Gunakan Kertas untuk Ujian

0 16
Sekolah di Teluk Wondama
Sekolah di Teluk Wondama – Ujian Nasional di SMK Tandia Kabupaten Teluk Wondama. Sekolah di daerah ini masih melaksanakan UN menggunakan kertas. (Foto : Vio/PBOKe)
Wasior, Papuabaratoke.com – Sekolah di Teluk Wondama.  Pelaksanaan ujian nasional di Kabupaten Teluk Wondama masih menggunakan model ujian kertas. Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) belum bisa dilaksanakan.

Jumlah perserta ujian nasional (UN) di daerah ini sebanyak 53 orang, berasal dari SMK Tandia dan SMK Perikanan dan Kelautan Dotir.

Kepala SMK Perikanan dan Kelautan Dotir Laila Jamaludin mengatakan pelaksanaan ujian berlangsung lancar tanpa ada kendala.

“Ada 6 orang siswa yang ikut dari Jurusan Nautika Kapal Niaga, 3 orang dan Jurusan Teknika Kapal Niaga 3 orang. Semua hadir,“ kata Laila, Selasa (3/4/2018).

Pelaksanaan Ujian Nasional di SMK Perikanan dan Kelautan Dotir, Kabupaten Teluk Wondama. Jumlah peserta ujian di sekolah ini hanya 6 orang.(Foto: VIO/PBOKe)

Kendati jumlah peserta ujian relatif sedikit, Laila menjamin pelaksanan UN tetap berjalan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. “Tidak ada aksi main mata antara guru dengan peserta UN. Ada pengawas dari Provinsi, ada juga pejabat dari Provinsi yang datang meninjau,“ ujarnya.

Baca Juga:  Pantau UNBK di Fakfak, Gubernur Dominggus Motivasi Peserta Ujian

Sementara, di SMK Tandia, UN diikuti 47 siswa. Pelaksanaan ujian di sekolah ini dipantau langsung Wakil Bupati Paulus Y. Indubri.

Wakil Bupati Teluk Wondama Paulus Y. Indubri memantau pelaksanaan Ujian Nasional di SMK Tandia Teluk Wondama. Indubri mengharapkan ada kebijakan bagi Pemkab untuk bisa ikut menopang pendidikan menengah. (Foto : Vio/PBOKe)

Indubri mengaku kehadirannya untuk memastikan pelaksanaan UN berjalan lancar.
Menurut wabup, meski kewenangan pengelolaan SMK dan SMA menjadi tugas pemerintah di tingkat Provinsi, Pemkab Teluk Wondama tetap berkewajiban menopang semua satuan pendidikan yang ada.

“Kita harapkan ke depan ada kebijakan untuk Pemda dalam menopang pendidikan menengah ini karena yang diajar di sini adalah anak-anak Wondama, guru-gurunya pun rakyat Wondama jadi Pemda tetap berkontribusi untuk mendukung,“ ucapnya.

Penulis : Vio
Editor : Razid Fatahuddin
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!