Portal Berita Papua Barat

Suling Tambur Diusulkan Masuk Muatan Lokal Sekolah

0 41

Wasior, Papuabaratoke.com – Kesenian Suling Tambur diusulkan masuk Muatan Lokal (Mulok) pada satuan pendidikan di Kabupaten Teluk Wondama. mulai SD hingga SLTA.

Meski bukan merupakan kesenian asli Wondama, suling tambur telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam tradisi orang Wondama. Atraksi suling tambur menjadi suguhan yang selalu ada nyaris pada setiap kegiatan yang dilakukan masyarakat, di lingkup kerohanian maupun di lingkup pemerintahan.

Asisten Bidang Pemerintahan, Jack Reynold Ayamiseba, menilai suling tambur pantas masuk mulok di sekolah. Hal tersebut penting, agar kesenian yang konon kabarnya berasal dari Maluku itu tidak sampai hilang karena ditinggalkan generasi muda.
“Suling tambur ini perlu jadi muatan lokal supaya anak-anak sejak SD sudah bisa tahu memainkan. Kalau tidak lama-lama kesenian ini bisa hilang karena anak muda tidak ada yang bisa main lagi,” bebernya, Jumat (11 Agustus 2017).

Baca Juga:  Festival Suling Tambur Awali R4 EXPO 2017

Ia megaku saat ini anak-anak lebih condong menyukai labu rock ataupun reggae, sementara suling tambur hanya dikenali orang tua mereka. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, diharapkan mencari formula yang tepat agar suling tambur dijadikan mulok.

Beberapa guru SD Inpres Dotir, juga mengaku materi mulok yang selama ini diajarkan ke siswa masih terbatas. Umumnya mulok yang diajarkan di sekolah berupa tarian daerah dan bahasa lokal.
“Kalau suling tambur memang belum ada. Di semua sekolah sepertinya memang belum ada itu,” ujar seorang guru SD Inpres Dotir yang enggan namanya dimuat. (VIO/PBOke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com