Portal Berita Papua Barat

Hanyut di Kali Wariori, Pendulang Emas Ditemukan Tak Bernyawa

0 134
Hanyut di Kali Wariori
Hanyut di Kali Wariori – Jhoni Ibi (28) salah satu warga yang hanyut di kali Wariori Distrik Masni, yang berprofesi sebagai tukang ojek dan pendulang emas, ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. (Foto: Istimewa)
Manokwari, Papuabaratoke.comHanyut di Kali Wariori.  Jhoni Ibi (28) salah satu warga yang hanyut di kali Wariori Distrik Masni, yang berprofesi sebagai tukang ojek dan pendulang emas, ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

Hanyut di Kali Wariori.  Jasad (Korban) warga Kampung Manted lorong 1 Distrik Masni, kabupaten Manokwari ini, berhasil dievakuasi tim kepolisian setempat.

Kapolres Manokwari AKBP Adam Erwindi mengungkapkan, evakuasi ini dipimpin langsung Kapolsek Masni Ipda Slamet Wibowo, SE bersama sejumlah personil Polsek Masni, Minggu (08/7/2018) sekitar Pukul 19.30 WIT.

Dimana kronologis kejadian saat itu, sekira pukul 09.00 WIT, korban hendak menyeberang kali mengikuti rekan-rekan lainnya yang terlebih dahulu berada di seberang kali. Saat berada di tengah kali korban terbawa arus sungai sejauh kurang lebih 100 meter.

“Dari titik penyeberangan dan para saksi melakukan pengejaran melalui tepian kali, saudara Yudi (teman Korban) mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa sehingga rekan-rekan korban, menarik korban dari dalam kali,” tutur Erwindi.

Baca Juga:  BreakingNews..! Pria Paruh Baya Jatuh Kesetrum Saat Pasang Papan Reklame

Lanjut Erwindi, rekan korban atau saksi Budi dan Nikel, menuju ke arah gunung untuk menelpon keluarga korban dan memberitahukan bahwa saudara Jhoni Ibi telah meninggal disebabkan terbawa arus saat ingin menyeberang kali.

Dan setelah itu para saksi menandu korban menggunakan peralatan seadanya sampai turun dari gunung pada, Senin 09 Juli 2018 pukul 05.00 WIT. Setibanya di Kampung Wariori Indah, korban langsung ditangani Tim Medis Puskesmas Mowbja beserta anggota Polsek Masni dan mengantar ke Puskesmas Mowbja guna melakukan visum.

“Sementara tindakan yang diambil kepolisian adalah menerima laporan, mendatangi TKP, olah TKP, memeriksa saksi dan melakukan Koordinasi dengan Kepala Suku serta keluarga korban,” jelas Erwindi.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com