Portal Berita Papua Barat

Lagi, Pesawat Trigana Air Ditembak OTK di Keneyam, 3 Warga Sipil Tewas

0 259
Trigana Air Ditembak OTK di Keneyam
Trigana Air Ditembak OTK di Keneyam – Pesawat Trigana Air jenis Twin Otter. (Foto: Istimewa)
Manokwari, Papuabaratoke.comTrigana Air Ditembak OTK di Keneyam.  Pesawat Twin Otter Trigana Air PK-YRU rute Wamena-Keneyam, yang membawa 15 anggota Brimob BKO Kabupaten Nduga, di Bandara Keneyam Kabupaten Nduga Papua, ditembak oleh Orang Tak Dikenal (OTK) sekira pukul 09.50 WIT, Senin (25/6/2018)

Trigana Air Ditembak OTK di Keneyam.  Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad M. Kamal menuturkan, kejadian bermula sekira pukul 09.45 WIT, saat pesawat Trigana Air terlihat mengitari Bandara Keneyam.

Dimana saat itu juga terdapat 35 personel aparat keamanan dari TNI/Polri yakni meliputi personil Brimob, Polsek, Pos Kodim, Brimob Sat Pelopor Mabes Polri yang tengah melaksanakan pam tepatnya di landasan parkir pesawat.

Tak berselang lama atau pukul 09.50 WIT, pesawat mendarat dari sebelah barat menuju timur landasan. Saat pesawat berhenti dan hendak memutar di ujung timur landasan, tiba-tiba pesawat ditembaki sebanyak sekitar 10 kali.

“Akibat kejadian tersebut Captain Pilot, Ahmad Abdillah Kamil mengalami luka tembak di bagian punggung belakang sebelah kanan dan serpihan puluru di kepala belakang. Dan saat ini korban masih dirawat,” ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad M. Kamal melalui siaran pers yang diterima Papuabaratoke.com, Senin (25/6/2018) malam.

Seketika itu pun, lanjutnya, aparat keamanan melakukan pengejaran namun pihak OTK yang diduga kuat dari KKB tersebut, terus mengeluarkan tembakan. Pihak OTK diperkirakan masuk ke kawasan ujung timur Bandara.

Sebanyak 15 penumpang personil Sat Brimob Mabes Polri langsung melaksanakan pemgamanan di sekitar Bandara. Sementara dari penembakan tersebut Pilot Trigana Air, Ahmad Kamil yang tertembak di bagian punggung kanan, beruntung tertolong dan langsung diamankan ke Puskesmas Keneyam.

Kombes Pol Ahmad M. Kamal menyebutkan, hingga pukul 11.30 WIT, aksi saling kejar dan tembak berlangsung di kawasan ujung Bandara hingga kawasan Koteka Kompleks Perumahan DPRD. Kata dia, bahwa total kekuatan aparat keamanan TNI/Polri yang diturunkan sekitar 70 orang. Pengejaran dilakukan dengan jalan kaki, 2 unit truck, dan 2 unit mobil Hilux.

OTK ini pun mengeluarkan tembakan ke arah warga sipil di sekitar Bandara hingga menewaskan 3 orang warga.

“Korban atas nama Henrik Sattu alias Kolla (35), Margaretha (20) yang tak lain istri dari Henrik meninggal akibat sabetan parang di kepala dan Zaenal Abidin (28) seorang pedagang, meninggal akibat tembakan di rusuk kiri. Sementara, Arjun (6) anak dari korban Henrik Sattu Kolla, mengalami luka sabetan parang di pipi kanan. Sedangkan Bharada Bonardo Hutahayan (23) dari Sat Brimob mengalami serpihan peluru pelipis kiri. Semua korban luka saat ini mendapatkan pengobatan dari medis di Barak Merah Pemda Nduga,” terang Kombes Pol Ahmad M. Kamal.

Dijelaskan, pada Pukul 16.15 WIT, 3 korban meninggal dunia, telah dievakuasi dan diberangkatkan. Untuk 2 korban luka-luka dengan tujuan Bandara Moses Kilangin Timika Kabupaten Mimika diberangkatkan menggunakan Pesawat Twin Otter Trigana Air PK-YRU.

“Para korban telah tiba di Kabupaten Mimika dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Mitra Sehat Timika. Untuk 3 korban yang meninggal dunia telah dilakukan visum dan 2 korban luka-luka masih menjalani perawatan secara intensif di Rumah Sakit Mitra Sehat Timika Kabupaten Mimika Papua,” jelasnya.

Penulis : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com