Portal Berita Papua Barat

“Licin” Pelaku Pembunuh Bocah 11 Tahun Masih Gesit, Polisi Sisir Hingga Pemukiman Warga

0 3.059
Pembunuh Bocah 11 Tahun Masih Gesit
Pembunuh Bocah 11 Tahun Masih Gesit – Tim Buser Polres Manokwari dan Timsus Polda PB saat menyisir pelarian pelaku dari hutan hingga ke pemukiman warga (Foto; Istimewa)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Pembunuh Bocah 11 Tahun Masih Gesit.  Kepolisian Resor (Polres) Manokwari masih terus menyisir keberadaan pelaku Pedofilia yang menewaskan SP bocah 11 tahun di Jalan Swapen Perkebunan, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Kamis (1/3/2018).

Hingga memasuki hari keempat dini hari, sejak korban yang merupakan salah satu anak anggota Polisi yang bertugas di Mapolda Papua Barat ini ditemukan tak bernyawa tak jauh dari rumahnya, pelaku masih sangat lihai dan licin dalam pelariannya.

Dan hingga berita ini diturunkan, pelaku masih misterius dan berkeliaran di sekitar pemukiman warga.

Hal ini sesuai informasi dan Pantuan lapangan tim redaksi Papuabaratoke.com, Minggu (4/3/2018) dini hari, melihat aparat kepolisian masih berjaga dan menyisir daerah disekitar Fanindi Kelurahan Amban, Distrik Manokwari Barat, yang dicurigai merupakan tempat persembunyian pelaku.

“Tadi tim ada buruh dia sekitar jam 8 malam terakhir di sekitar kompleks Fanindi belakang Posyandu, terduga pelaku ada muncul. Dimana pelaku turun minta makan di rumah warga belakang Fanindi. Karena warga merasa takut langsung menghubungi petugas. Sempat bersama warga kita kejar tapi terduga pelaku berhasil masuk hutan kembali bersembunyi,” beber Kasat Sabhara Polres Manokwari Iptu Siswanto, SH melalui salah satu petugas rayon Polres Manokwari, Brigpol AR Badillah dan tim saat dikonfirmasi Papubaratoke.com.

Adapun kini, Tim gabungan pencarian pelaku pedofilia bocah di Jl. Swapen Perkebunan ini, masih menyisir beberapa titik disekitar pemukiman warga mulai dari Mulyono, Irman jaya dan Fanindi kelurahan Amban, Distrik Manokwari Barat. Yakni terbagi atas 1 tim buser dan rayon Polres Manokwari, serta dua timsus polda papua barat.

Baca Juga:  Tim Gabungan Sisir Titik Keberadaan Pemerkosa Bocah di Swapen

Diketahui kembali Korban HP (11) merupakan anak dari pasangan Sari Yarangga dan Muhamad Arfah itu ditemukan meninggal dunia hanya berselang 30 menit, setelah ia bersamanya ibunya mengambil kayu di halaman rumahnya sekitar pukul 06.30 WIT, Kamis (1/3/2018).

Korban ditemukan oleh warga setempat dalam keadaan tertelungkup tak bernyawa tepat di belakang pagar rumah warga mirip selokan saluran air.

Sementara, Kepala Kepolisian Resor Manokwari AKBP. Adam Erwindi mengatakan, saat ditemukan, celana korban sudah melorot atau hampir bugil. Barang Bukti (BB) berupa sebuah Batu, sepasang sandal jepit juga ditemukan tepat di TKP.

Pada tubuh korban sesuai hasil visum di benarkan Kapolres Erwindi adalah murni korban di Sodomi, dan mendapatkan beberapa kekerasan fisik di bagian tubuh korban, dan pemukulan di bagian kepala korban diduga oleh pelaku menggunakan sebuah Batu.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tajung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com