Portal Berita Papua Barat

Tak Terima Keluarganya Dipanah, Warga Mulyono Palang Jalan

0 2.826
Warga Mulyono Palang Jalan
Warga Mulyono Palang Jalan – Aksi pemalangan jalan dilakukan warga masyarakat di Kampung Mulyono, Kelurahan Amban, Manokwari, lantaran tak terima keluarganya dipanah (Menjadi korban) di sebuah acara pesta berhasil dibuka oleh Polres dan jajaran Polsek Amban Manokwari, Sabtu (10/2/2018). (Foto: Adrian Kairupan/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Warga Mulyono Palang Jalan.  Tak terima keluarganya dipanah, warga masyarakat Kampung Mulyono, Kelurahan Amban, Manokwari melakukan aksi pemalangan akses badan jalan.

Aksi ini dilakukan, Sabtu (10/2/2018) kurang lebih sekitar 4 jam. Dimana jalan berhasil dibuka sekitar pukul 13.15 WIT usai puluhan anggota dari Polres dan jajaran Polsek Amban sekitar 48 personil turun mengamankan lokasi TKP.

Kabag Ops Polres Manokwari Kompol. Winarto kepada Papuabaratoke.com, Sabtu (10/2/2018) mengatakan, akses jalan akhirnya terbuka saat keluarga korban Sdr.Akbar Romawi yang kena busur panah, mendapatkan kepastian hukum dan biaya pengobatan rumah sakit dari pihak keluarga Pelaku yang masih buron yakni sdr. Zakaria Isba.

“Kesepakatan kel korban dan kel pelaku tadi adalah semua pengobatan korban ditanggung pihak pelaku, dan kini kasusnya telah diserahkan ke polisi dalam hak ini sat reskrim polres Manokwari untuk di proses lebih lanjut,” ujar Kompol Winarto.

Ia menuturkan, pemalangan jalan ini bermula saat tersangka dan korban mengikuti acara syukuran pesta nikahan yang dilanjutkan dengan pesta miras Jumat (9/2/2018) malam hingga Sabtu (10/2/2018) dini hari.

Keduanya terlibat ceksok mulut. Tersangka Zakaria Isba mengamuk ketika mengetahui motor yang dikendarainya ke acara tersebut tak ada di tempat alias hilang.

Tersangka pun terlibat adu mulut dengan salah satu saksi insial R, hingga tersangka menarik busur panah kearah saksi R, namun saksi R berhasil menghindar dan busur panah mengenai korban lain yaitu Akbar Romawi.

Baca Juga:  Keluarga Korban Akbar Romawi Desak Polisi Tangkap Pelaku dalam 3 Hari

“Selain itu, pihak korban memberikan waktu 3 hari jajaran Polres dapat menangkap pelaku, kalau tidak ditangkap dalam waktu tersebut pihak korban akan melakukan pemalangan kembali,” terang winarto menambahkan.

Sesuai informasi dihimpun, Kasek Amban, kasat Reskrim, kabag Ops usai bermediasi dengan pihak keluarga korban, langsung melakukan pembukaan Palang Oleh Kasat Sabhara dan Patroli Rayon, Dalmas dan personil Polsek Amban.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!