Portal Berita Papua Barat

Berkas dan Sipol Perindo Kaimana Belum Sinkron

2
Berkas dan Sipol Perindo Kaimana Belum Sinkron
Berkas dan Sipol Perindo Kaimana Belum Sinkron – Pendaftaran DPD Partai Perindo Kabupaten Kaimana ke KPUD setempat. Perindo menjadi partai pertama yang mendaftarkan diri sebagai calon peserta Pemilu 2019. (Photo : HAI/PBOke)
Kaimana, Papuabaratoke.comBerkas dan Sipol Perindo Kaimana Belum Sinkron. Partai Persatuan Indonesia (Perindo) resmi menjadi partai pertama yang hadir menyerahkan berkas persyaratan dan mendaftarkan diri sebagai parpol peserta Pemilu ke KPUD Kabupaten Kaimana.

Partai ini mendaftar ke KPUD bertepatan dengan perayaan HUT ke-3, dengan dikawal puluhan simpatisan menggunakan kendaraan roda dua dan empat dihiasi bendera partai.

Pantauan PBOke (papuabaratoke.com), rombongan pengurus dan anggota Perindo tiba sekira Pukul 13.20 WIT di Sekretariat KPUD, para pengurus dan simpatisan partai berlambang burung rajawali ini, disambut Ketua KPUD, Jhon Philip Kiruwa bersama empat Komisioner KPUD, Sekretaris dan Staf Sekretariat.

Selanjutnya, diwakili penghubung yang merupakan Sektretaris Partai Perindo, Hendrik Mairuma dan Ketua Bapilu Perindo Arsad Laway serta didampingi Ketua DPD, Ferdinand Sonisa, mereka menuju ruang pemeriksaan berkas, setelah terlebih dahulu melakukan registrasi di meja yang terdapat di bagian luar Sekretariat KPUD.

Proses pemeriksaan kelengkapan berkas yang dilakukan, ditemukan adanya ketidakcocokan data antara KTA dan e-KTP dalam bentuk hard copy yang diserahkan ke KPUD dengan data yang ada dalam sitem informasi partai politik (Sipol) yang telah diinput oleh partai.

Kekurangan ini mengharuskan Partai Perindo harus kembali ke KPUD untuk melengkapinya kekurangan berkas hingga batas akhir 16 Oktober mendatang. Ketua KPUD Kaimana, Jhon Philip Kiruwa dikonfirmasi menjelaskan, kekurangan data yang terjadi pada Perindo adalah jumlah KTP dan KTA tidak sama dengan jumlah anggota yang sudah terdata dalam Sipol Partai.

Baca Juga:  Data Akurat Ikut Tentukan Indeks Demokrasi Di Papua Barat
Pendaftaran DPD Partai Perindo Kabupaten Kaimana ke KPUD setempat. Perindo menjadi partai pertama yang mendaftarkan diri sebagai calon peserta Pemilu 2019. (Photo : HAI/PBOke)

Dalam Sipol, jumlah anggota 190, namun KTA hanya sebanyak 182 dan KTP 180.
“Kekurangannya jumlah KTA mereka hanya 182 dan KTP 180, sementara data anggota yang sudah diinput dalam Sipol sebanyak 190. Jadinya masih kurang 8 KTA dan 10 KTP. Ini wajib dilengkapi karena harus disesuaikan dengan Sipol. Kita kasih batas waktu sampai tanggal 16 Oktober yang merupakan hari terakhir penyerahan berkas. Secara keseluruhan, Perindo sudah bagus karena jumlah anggotannya melebihi batas minimal yakni 61 untuk Kaimana,” ungkap Kiruwa.

Terpisah, Ketua DPD, Ferdinand Sonisa memastikan kekurangan berkas akan dilengkapi dalam beberapa waktu kedepan. Menurut dia, kekurangan tersebut tidak begitu signifikan, karena hanya berkisar 8 dan 10 blanko KTA dan KTP. Selain itu, terdapat pula perbedaan antara data KTP dan Sipol sebanyak 45 lembar. Ini diakibatkan kesalahan saat melakukan input data.

“Kami berusaha untuk tiga hari kedepan pasti diselesaikan keurangan itu, hanya sekitar 8 dan 10 dari total 190 yang terdata dalam Sipol. Jumlah anggota kami 190, ini sudah melebihi batas minimal untuk Kaimana 61 anggota. Kalau pun ditemukan nama ganda kami optimis akan tetap lolos,” tukasnya. (HAI/PBOke)

Comments
error: Content is protected !!