Portal Berita Papua Barat

Parpol Dilarang Sebarkan Logo dan Nomor Sebelum Kampanye

0 18
Parpol Dilarang Sebarkan Logo
Parpol Dilarang Sebarkan Logo dan Nomor Sebelum Kampanye.(Foto: Ilustrasi)
Manokwari, Papuabaratoke.com Parpol Dilarang Sebarkan Logo. Definisi citra diri saat kampanye Pemilihan Umum 2019 termasuk logo dan nomor urut partai. Demikian, parpol diralang menyebarkannya sebeum kampanye.

Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin mengatakan, bawaslu akan memberikan sanksi jika partai politik melakukan pelanggaran mencuri start sebelum masa kampanye dimulai dengan menyebarkan logo dan nomor urut partai.

“Kalau ada logonya tapi tidak ada nomornya juga kena sanksi. Ada nomor tapi tidak ada logo juga kena,” kata Afifuddin seperti dikutip dari kompas.com, Rabu (16/5/2018).

Dijelaskan, kampanye merupakan kegiatan menyampaikan visi, misi, program kerja, dan citra diri setiap peserta pemilu. Bawaslu telah menetapkan mengenai definisi citra diri. Dengan demikian, bawaslu akan mengawasi parpol.

”Kalau definisi kampanye itukan visi-misi, program serta citra diri, jadi kalau visi-misi sudah berdiri sendiri sebagai sesuatu yang memang masuk definisi kampanye. Termasuk yang baru dan memang menjadi perdebatan artinya butuh penafsiran itu adalah soal citra diri,” katanya.

Dikatakan, tugas gugus tugas yang terdiri dari Bawaslu, KPU dan KPI untuk menyampaikan pemahaman terkait citra diri kampanye kepada masyarakat.

Lebih lanjut, ujar Affifuddin, ada sanksi yang akan diberikan kepada yang melanggar, yaitu berupa peringatan. “Sanksi yang sifatnya memperingatkan, pelanggaran administrasi,” ujarnya.

Partai politik peserta Pemilu 2019 mengikuti aturan untuk tidak menampilkan citra diri hingga masuk masa kampanye pada 23 September 2018.

Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Nuning Rodiyah menyatakan, mulai hari ini KPI akan terus mengawal yang berkaitan dengan iklan kampanye, khususnya mengenai citra diri dalam konteks Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019.

“Kalau ada di layar kaca unsur logo dan nomor partai, maka itu sudah masuk pelanggaran citra diri,” ungkapnya.

Baca Juga:  Merasa Jadi Korban Kelalaian KPU, Filep Wamafma Harap Bawaslu Kabulkan Gugatannya
Sumber : kompas.com
Editor : Razid Fatahuddin
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!