Portal Berita Papua Barat

PDI-P Resmi Usung Jokowi Nyapres Jilid II, RJC Papua Barat Titip 4 Poin

0 198
PDI-P Resmi Usung Jokowi Nyapres Jilid II
PDI-P Resmi Usung Jokowi Nyapres Jilid II – Ketua Korda Relawan Jokowi Centre (RJC) Papua Barat, Paul Fincent Mayor (Tengah) bersama Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari, Yan Christian Warinussy (Ke dua dari kiri) di Kantor LP3BH Manokwari, Jumat (23/2/2018).(Foto: Adrian Kairupan/PBOKe)

Manokwari, Papuabaratoke.com – PDI-P Resmi Usung Jokowi Nyapres Jilid II.  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) remi mengusung kembali Joko Widodo atau Jokowi nyapres jilid II di Pemilu Presiden 2019 mendatang.

Hal in pasca diumumkan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam pembukaan Rakernas III PDIP di Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Bali, Jumat (23/2/2018).

Terkait hal ini, Ketua Korda Relawan Jokowi Centre (RJC) Papua Barat Paul Fincent Mayor, S.IP angkat bicara dan mengapresiasi kabar pengusungan Jokowi nyapres jilid II tersebut.

Dan ia pun menitip pesan dan harapan pembaharuan yang harus Jokowi lakukan dan tegaskan demi tanah dan rakyat Papua yang sangat menyanjung kepimpinannya.

“Ada empat poin yang saya ingin Jokowi realisasikan kepada tanah Papua. Dan harapan ini saya sampaikan setelah mendengar Jokowi resmi diusung kembali menjadi Capres oleh PDI-P, dan saya harap jokowi dapat perhatikan hal ini,” ujar Paul Fincent Mayor, Jumat (23/2/2018) malam di Kantor LP3BH Manokwari.

Ia menyebutkan, poin-poin tersebut antara lain, berharap pembangunan yang digalakan di tanah Papua adalah pembangunan yang menguntungkan dan menghargai kawasan adat dan kultur budaya orang asli Papua. Kemdudian kata dia, Presiden Jokowi mengurangi pengeriman jumlah pasukan militer ke tanah Papua.

Ketua Korda Relawan Jokowi Centre (RJC) Papua Barat, Paul Fincent Mayor di Kantor LP3BH Manokwari, Jumat (23/2/2018) malam.

Selanjutanya, memprioritaskan pemberdayaan generasi (Anak-anak) asli Papua. Dan jangan pernah berhenti membangun di Papua yang tengah berjalan.

“Ini penting diperhatikan. Sebab di Papua adalah zona damai, tidak perlu lagi ada pembangunan Pos militer dan ada pelatihan siluman militer di tanah Papua yang seolah menggaris merahkan Papua sebagai wilayah rawan konflik,” tuturnya.

“Dan tolong utamakan peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan bagi anak-anak Papua, agar dapat menjadi generasi yang sehat, kuat dan mampu mencerdaskan bangsa,” sambung dia.

Baca Juga:  Kampanyekan Bebas Kanker Serviks Dharma Wanita Kementrian PUPR Himbau Manfaatkan BPJS

Tak hanya itu lanjutnya, persoalan Keberpihakan orang Papua akan hak berpolitik untuk kemajuan daerah Papua, serta terkait penuntasan penyelesaian sejumlah dugaan pelanggaran kasus ham di tanah Papua, harus diselesaikan hingga mendapat kepastian hukum.

“Penuntasan dugaan pelanggaran ham dan minimnya sarana pelayanan kesehatan dan pendidikan sangat mengganjal capaian amanah pembangunan di tanah Papua. Untuk itu Jokowi harus memperhatikan hal ini,” ucap Paul.

Paul berharap, dengan diumumkannya Jokowi sebagai capres periode kedua di Pemilu 2019 mendatang, dapat menjadi pintu penentuan dan capaian harapan kehidupan berdemokrasi dan berbangsa di Tanah Papua.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com