Portal Berita Papua Barat

Perindo Papua Barat Serukan Caleg DPR RI Harus Orang Asli Papua

0 204
Perindo Papua Barat
Perindo Papua Barat – Ketua DPW Partai Perindo Provinsi Papua Barat (tengah) bersama Sekretaris DPW, J. J Liunsada dan mantan Wakil Ketua MRPB, Anike TH. Sabami dalam suatu kesempatan. (Foto: Istimewa)

Manokwari, Papuabaratoke.com – Perindo Papua Barat.  Sejumlah partai politik mulai membuka pendaftaran dan perekrutan bakal calon legislatif untuk tingkat DPRD Kabupaten dan Provinsi serta untuk DPR RI.

Hal yang sama juga dilakukan Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Meski demikian, DPW Perindo Provinsi Papua Barat memiliki aturan main tersendiri, partai besutan Hary Tanoesoedibyo ini mengkhusukan caleg DPR RI harus diisi oleh orang asli Papua.

Ketua DPW Perindo, Marinus Bonepai mengatakan, DPW telah menerima dan akan mencalonkan Willem Frans Ansanai sebagai calon legislatif DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Papua Barat.

“Beliau adalah politisi Papua yang lama di Jakarta tetapi juga eks pegawai Pemprov DKI. Beliau juga paham tentang Otonomi khusus, pelaku Otsus. Figur seperti Pak Ansanai yang harus ada di Senayan,” kata Bonepai, Selasa (23/1/2018).

Perindo menerapkan aturan main seperti ini, kata Bonepai karena anggota DPR RI dari Dapil Papua Barat belum menunjukkan representatif orang asli Papua.

Baru pada pemilu legislatif (Pileg) 2014, Jimi Demianus Iji dari PDI Perjuangan berhasil terpilih sebagai anggota DPR RI dari Papua Barat. Bonepai meyakini, figur Ansanai telah dikenal oleh masyarakat asli Papua. Pengalaman yang dimiliki pun cukup. Dan sudah malang-melintang di kancah perpolitikan daerah maupun nasional.

“Mengapa anggota DPR RI harus orang asli Papua. Supaya harapan rakyat Papua bisa tercapai di sisa masa pembiayaan otonomi khusus. Pembiayaan melalui Otsus segera berakhir dan akan dievaluasi pada 2021 mendatang,” tukasnya.

Marinus menegaskan, Perindo hadir untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Papua. Sehingga, figur-figur yang diusung adalah mereka yang memiliki integritas dan kredibilitas tinggi.

“Ini sejalan dengan misi partai. Secara internal, Perindo tidak memiliki kepentingan terhadap caleg DPR RI. Inilah yang mendorong kami mencari figur yang benar-benar paham dan mengerti soal apa yang diinginkan oleh rakyat Papua,” tandasnya.

Baca Juga:  Deteksi Dini Bisa Cegah Kanker Serviks Pada Kaum Perempuan

Diungkapkan Bonepai, Perindo komitmen melaksanakan amanat UU Otsus. Dia mengatakan, mencalonkan caleg DPR RI orang asli Papua bukan sekedar seruan saja.

Melainkan, ini adalah pesan moral bagi para elit politik di daerah ini. Bahwa, sudah waktunya kesempatan diberikan kepada politikus Papua yang memiliki kemampuan dan bisa dipercaya untuk duduk di Senayan.

“Kami tidak seperti yang lain hanya untuk mengumpulkan sesuatu saja. Kalau masih ada parpol yang mencalonkan bukan figur asli Papua berarti partai tersebut saya katakana adalah parpol banci,” tuturnya.

Ditambahkan, inilah saatnya untuk memperjuangkan apa yang menjadi hak orang asli Papua. Sebab, perjuangan di awal bisa membuahkan hasil dan tidak sia-sia.

“Jangan di waktu terjepit baru kita mau protes, caleg DPR RI harus orang asli Papua. Ini harus diperjuangkan bersama-sama. Mari, lihat sisi Papuanya. Bukan yang lain. Kita jangan hanya beretorika tetapi buktikan,” pungkasnya.

Penulis : Razid Fatahuddin
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!