Portal Berita Papua Barat

Pilpres 2019, PKS Tak Akan Biarkan Jokowi Lawan Kotak Kosong

0 56
Pilpres 2019
Pilpres 2019 – Presiden PKS Dr. H. Mohmad Sohibul Iman, PhD (Kanan) didampingi Ketua DPW PKS Papua Barat, H. Mugiyono, S.Hut saat menggelar jumpa pers dengan sejumlah wartawan usai meresmikan gedung Kantor DPW PKS Provinsi Papua Barat, di Kabupeten Manokwari, di Jalan Poros Swapen Perkebunan, Minggu (18/3/2018) siang. (Foto: Kris Tanjung/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Pilpres 2019.  Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak akan membiarkan calon Presiden RI Joko Widodo hanya melawan kotak kosong pada pemilihan umum 2019 mendatang.

Presiden PKS Dr. H. Mohmad Sohibul Iman, PhD mengatakan, kontestasi pemilihan umum (Pemilu) Presiden dan wakil Presiden RI 2019 mendatang diharapkan sepenuhnya berdemokrasi.

Yaitu diikuti lebih dari satu pasangan calon Presiden. Dan dengan demikian Joko Widodo atau Jokowi tak melawan kotak kosong.

Menurut Sohibul Iman, mengingat Negara Indonesia dengan jumlah penduduk lebih 250 juta jiwa, PKS bertekat di Pilpres tahun 2019 tak hanya ada satu pasangan calon. Karenanya kata dia, PKS berkeinginan dan akan mewujudkan demokrasi yang berkualitas.

“Maka PKS memiliki tekat menyediakan atau mengusung calon Presiden agar demokrasi bisa terlihat indah dan berkualitas,” ujar mantan Wakil Ketua DPR RI Periode 2009-2013 ini didampingi Ketua DPW PKS Papua Barat, H. Mugiyono, S.Hut di hadapan sejumlah wartawan usai meresmikan gedung Kantor DPW PKS Provinsi Papua Barat, di Kabupeten Manokwari, di Jalan Poros Swapen Perkebunan, Minggu (18/3/2018) siang.

Kata Sohibul Iman, ketika hanya ada satu pasangan calon Presiden dan melawan kotak kosang, tentu Negara semestinya malu di mata dunia. Untuk itulah harus ada calon Presiden lainnya sehingga demokrasi Pilpres lebih menarik,” tuturnya.

Pilpres 2019
Pilpres 2019 – Penandatanganan Prasasti Gedung DPW dan DPD PKS oleh Presiden PKS Ustadz H. Mohamad Sohibul Iman didampingi langsung Ketua dan Sekertaris DPW PKS Papua Barat H. Mugiyono S.Hut (Ke tiga dari kiri)-Imam Moslih (Kanan) dan Asisten I Pemprov Papua Barat, Musa Kamudi (Ke dua dari kiri). (Foto: Kris Tanjung/PBOKe)

“Masa jumlah penduduk lebih 250 juta jiwa hanya satu pasangan calon Presiden. Kita harus malu di mata negara lain,” sambungnya.

Saat ini ia mengemukakan, PKS terus membangun komunikasi politik dengan beberapa partai lain agar bisa berkoalisi dengan presentase kursi DPR RI dan mengusung satu pasangan calon Presiden lainnya.

Penulis : Hanas Warpur
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!