Portal Berita Papua Barat

Siapkan 9 Nama Capres, PKS Perkuat Lobi Politik

0 27
PKS Perkuat Lobi Politik
PKS Perkuat Lobi Politik – Presiden PKS Dr. H. Mohmad Sohibul Iman, PhD, saat ditemui sejumlah wartawan usai meresmikan gedung Kantor DPW PKS Provinsi Papua Barat, di Kabupeten Manokwari, di Jalan Poros Swapen Perkebunan, Minggu (18/3/2018) siang. (Foto: Kris Tanjung/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – PKS Perkuat Lobi Politik.  Partai Keadilan Sosial (PKS) terus bertekat memperkuat komunikasi atau lobi politik dengan sejumlah partai politik (Parpol).

Hal ini diungkapkan Presiden PKS Dr. H. Mohmad Sohibul Iman, PhD didampingi Ketua DPW PKS Papua Barat, H. Mugiyono, S.Hut di hadapan sejumlah wartawan usai meresmikan gedung Kantor DPW PKS Provinsi Papua Barat, di Kabupeten Manokwari, di Jalan Poros Swapen Perkebunan, Minggu (18/3/2018) siang.

Disebutkan, PKS sendiri telah menyiapkan 9 nama calon presiden (Capres) pada kontestasi pemilihan umum (Pemilu) Presiden RI 2019 mendatang. Dan kata dia, untuk mendapatkan posisi sebagai capres, PKS terus membangun komunikasi dengan sejumlah parpol.

“Memang kami (PKS, red) siapkan 9 nama untuk capres. Oleh karena itu, PKS bisa saja berkolaborasi misalnya dengan PAN dan PKB agar bisa mengusung satu calon presiden artinya lebih dari 20 persen,” ucapnya.

Baca Juga:  Resmikan Gedung DPW PB, Presiden PKS Sohibul Iman Ajak Kadernya Jaga Kedamaian Tanah Papua

Selain itu kata dia, PKS juga bisa saja berkoalisi dengan partai Gerindra, namun PKS menyadari tak akan mendapat posisi sebagai capres melainkan hanya sebagai cawapres (Calon wakil presiden).

“Kami punya beberapa opsi lain. Bisa saja berkolaborasi dengan Gerindra, tapi jelas kami hanya bisa sebagai cawapres karena jumlah kursi Gerindra jauh lebih besar dari PKS,” kata mantan Wakil Ketua DPR RI Periode 2009-2013 ini.

Saat ditanya, siapa saja ke 9 nama capres yang disiapkam PKS dalam pemilu 2019 mendatang, Sohibul Iman enggan membeberkan lebih dini. Namun kembali ditanya apakah dirinya termasuk dalam 9 nama tersebut, Sohibul Iman pun mengiyakan pertanyaan tersebut.

“Betul salah satunya saya (Sohibul Iman, red) sendiri. Karena kami ingin pemelu Presiden mendatang sepenuhnya demokrasi. Dan harus ada lawan tandingan Pak Jokowi agar tidak ada istilah lawan kotak kosong. Oleh sebab itu kami minta publik tetap mengikuti saja perkembangan PKS sejauh mana untuk menentukan pilihan nanti,” ungkapnya.

Menurut Sohibul Iman, mengingat Negara Indonesia dengan jumlah penduduk lebih 250 juta jiwa, PKS bertekat di Pilpres tahun 2019 tak hanya ada satu pasangan calon. Untuk itu PKS berkeinginan dan akan mewujudkan demokrasi yang berkualitas.

“Maka PKS memiliki tekat menyediakan atau mengusung capres, agar capres lebih dari satu pasangan. Dan agar demokrasi bisa terlihat indah dan berkualitas,” tutur dia.

Kata Sohibul Iman, ketika hanya ada satu pasangan calon Presiden dan melawan kotak kosang, tentu Negara semestinya malu di mata dunia. Untuk itulah harus ada calon Presiden lainnya sehingga demokrasi Pilpres lebih menarik.

Penulis : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!