Portal Berita Papua Barat

Bertandang di Raja Ampat, Pangdam Wayangkau dan Kapolda Rodja Serukan Pemuda Bangun Kampung

0 31
Bertandang di Raja Ampat
Bertandang di Raja Ampat – Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau dan Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Rudolf Alberth Rodja disambut masyarakat dan pelajar saat berkunjung di Kampung Ayau, Distrik Ayau, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Rabu (14/3/2018). (Foto: Istimewa)
Sorong, Papuabaratoke.com – Bertandang di Raja Ampat.  Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau dan Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Rudolf Alberth Rodja yang berkunjung di Kampung Ayau, Distrik Ayau, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Rabu (14/3/2018), menyerukan pemuda-pemudi setempat menjadi generasi yang mampu menjaga dan membangun kampungnya.

“Kehadiran kami, ingin melihat langsung masyarakat Indonesia yang berada gugusan pulau-pulau terluar. Karena pemerintah tidak pernah melupakan sehingga kita yang datang saat ini melihat langsung keadaan di sini. Kita harus bersama-sama membangun desa sehingga kedepannya kampung ini lebih maju dan berkembang,” ujarnya Kapolda Rodja bersama Pangdam Wayangkau.

Dalam kunjungannya, Pangdam dan Kapolda menyampaikan kepada masyarakat setempat, bahwa April 2018 mendatang akan dibuka penerimaan anggota Polisi.

Untuk itu diharapkan, pemuda-pemudi kampung Ayau yang berkeinginan menjadi anggota Polisi perlu menyiapkan diri dengan baik.

“Kalau lulus menjadi anggota Polisi akan ditempatkan kembali di Kampung Ayau, sehingga menjadi kebanggaan bagi keluarga. Maka harus menjadi contoh teladan yang baik bagi masyarakat serta jauhi miras dan narkoba,” ujar Kapolda Rodja.

Sementara itu, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppie Onesimus Wayangkau juga menyamangati pemuda-pemudi setempat. Dia berpesan, agar menjadi generasi bangsa yang lebih baik dan memajukan Kampung halaman.

“Harus mampu berjuang dan bersaing dengan orang yang berada di kota. Jadi para orangtua dukung putra-putri kita, berilah kesempatan kepada anak-anak untuk menjadi prajurit TNI-Polri,” tuturnya.

“Hilangkan kebiasan buruk mabuk-mabuk (Miras), karena dapat merusak mental kepribadian orang papua. Dan selalu rajin membaca dan belajar atau menonton berita perkembangan saat ini, jangan percaya dan terpengaruh dengan berita-berita bohong/hoax yang sengaja untuk memprovokasi masyarakat saling bermusuhan,” pesannya.

Baca Juga:  Pangdam Kasuari: Senin, Wakasad TNI-AD Kunker di Kodam Papua Barat

Dalam kunjungannya, Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau dan Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Rudolf Alberth Rodja, juga menyerahkan beberapa bantuan kepada masyarakat dalam memenuhi kehidupan sehari-hari.

Penulis : Sumarni
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!