Portal Berita Papua Barat

Festival Suling Tambur Awali R4 EXPO 2017

0 10

Waisai, Papuabaratoke.com – Raja Ampat Expo Tahun 2017, merupakan salah satu agenda yang disiapkan pemerintah daerah Raja Ampat, untuk memepertahankan eksistensi berbagai seni dan budaya di daerah itu. Usai Festival Suling Tambur sehari sebelumnya,  Raja Ampat Expo, kembali menghadirkan perlombaan Suling Tambur Sabtu (29 Juli 2017).

Menurut Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, suling tambur tradisional merupakan rangkaian kegiatan dengan tujuan membangun dan melestarikan seni tradisi suling tambur. “Suling tambur ini adalah salah satu seni yang diwariskan para leluhur dan senantiasa terus mengalir dalam setiap nafas kehidupan anak-anak Raja di segala tempat dan zaman,” terangnya.

Festival Suling Tambur diawali dengan karnaval dari halaman Kantor Bupati menuju Pantai WTC (Waisai Torang Cinta). Kegiatan ini diikuti 18 distrik di Kabupaten Raja Ampat.Diantaranya, Distrik Kofiau, Waigeo Barat Daratan, Waigeo Barat Kepulauan, Kepulauan 9, Batanta Selatan, Salawati Utara, Wawarbomi dan Tiplol. Kemudian, Distrik Meosmansar, Ayau, Kepulauan Ayau, Salawati Barat, Batanta Utara, Teluk Mayalibit, Waigeo Timur, Supnin dan Distrik Waisai Kota.

“Ini juga untuk menggerakan dan memberdayakan ekonomi masyarakat yang berbasis pada potensi dan kearifan lokal, serta dalam rangka promosi wisata,” ungkap Bupati.Menurutnya, akan sangat baik jika kemajuan sektor pariwisata dibarengi kemajuan dan kemandirian ekonomi masyarakat lokal. Diharapkan pula, festival ini mampu menjalin sinergitas dan kerjasama yang baik antara pemerintah dan dalam membangun Raja Ampat yang lebih maju dan sejahtera. (Thias/PBOke)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!