Portal Berita Papua Barat

Tak Hanya Pariwisata, R4 Juga Punya Potensi Pertanian, Peternakan dan Perkebunan

0 10
R4 Juga Punya Potensi Pertanian
Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, S.E, Saat Kunjungi 4 Distrik, Distrik Batanta Utara, Batanta Selatan, Salawati Tengah dan Distrik Salawati Utara.
Waisai, Papuabaratoke.comR4 Juga Punya Potensi Pertanian.  Kabupaten Raja Ampat tak hanya memiliki potensi di bidang pariwisata, namun juga berpotensi dalam bidang Pertanian, Perkebunan dan Peternakan.

Hal ini terungkap saat Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, S.E, kembali turun ke 4 Distrik, yakni, Distrik Batanta Utara, Batanta Selatan, Salawati Tengah dan Distrik Salawati Utara.
Bupati mengaku 6 kampung di empat Distrik tersebut memiliki potensi tinggi dalam hal pertanian, perkebunan dan peternakan.

Kampung Yensawai, Distrik Batanta Utara dan Kampung Yenanas serta Waibou, Distrik Batanta Selatan, memiliki potensi perkebunan. Sejak Tahun 2016, ketiga kampung ini memiliki lahan 90 persen untuk berkebun sayur-mayur.
Kemudian, kampung Kalobo dan Waijan di Distrik Salawati Tengah serta Kampung Samate, Distrik Salawati Utara, dengan potennsi pertanian dan peternakan. Tiga kampung trans ini menyiapkan 15 Hektar untuk pengembalaan Tahun 2016.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Dalam pertemuannya dengan masyarakat, Bupati mengaku banyak keluhan yang didengarnya, sepert i
kebutuhan listrik, infrastruktur perumahan, talut, drainase, sistem irigasi, pematangan wilayah, dan lainnya.
“Untuk pendidikan yang disampaikan adalah SDM guru, pagar sekolah, ruang belajar dan insentif guru. Jaringan komunikasi juga masuk dan tenaga medis,” ujar Bupati, Jumat (22/9/2017).

Ia mengaku mendukung pengembangan ekonomi masyarakat, dengan meningkatkan produk pertanian, perkebunan dan peternakan lokal. Penguatan kelompok usaha masyarakat tani, peternak dan Bumdes juga menjadi sasarn Pemkab Raja Ampat.

“Kami akan coba memberikan legalisasi produksi, yakni merk dan branding untuk beberpa komoditas pertanian yang sudah dijual keluar Raja Ampat,” paparnya.
Selain asimilasi budaya masyarakat trans di empat distrik tersebut, Bupati berujar pengembangan kearifan lokal dan budaya berbasis asimilasi untuk potensi pariwisata. (CHI/PBOke)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!