Portal Berita Papua Barat

Tutup Raker, Gubenur Dominggus Instruksikan Tugas Khusus Untuk Bupati/Walikota se-Papua Barat

0 142
Gubenur Dominggus Instruksikan Tugas Khusus
Gubenur Dominggus Instruksikan Tugas Khusus – Gubernur Dominggus Mandacan saat penutupan rapa kerja (Raker) bupati dan walikota se Papua Barat di gedung Pari, Kabupaten Raja Ampat, (21/3/2018).(Foto: Hanas Warpur/PBOKe)
Waisai, Papuabaratoke.com – Gubenur Dominggus Instruksikan Tugas Khusus.  Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan kembali mengingatkan dan menginstruksikan tugas khusus untuk para bupati/walikota se-Papua Barat.

“Kedepankan hati melayani rakyat dan melayani dengan kasih serta andalkan iman dalam pekerjaan,” demikian seruan Gubernur Dominggus Mandacan saat penutupan rapa kerja (Raker) bupati dan walikota se Papua Barat di gedung Pari, Kabupaten Raja Ampat, (21/3/2018).

Selain itu, ia menginstruksikan agar setiap kepala daerah (bupati/walikota, red) menekankan kedisiplian kerja perlu diditerapkan kepada setiap ASN. Salah satu contoh yakni cara berpakaian harus diperhatikan. Dan kata dia, seorang pimpinan harus menjadi contoh bagi bawahan di masing-masing birokrat kabupaten/kota maupun Provinsi Papua Barat.

Menurutnya, apa yang dibahas melalui raker ini perlu diterapkan kepada rakyat di kabupaten/kota se Papua Barat.

Tak berhenti di situ, Dominggus juga menyebutkan bahwa angka penggangguran di Papua Barat sangat tinggi, maka untuk mengurangi angka penggangguran tersebut, Balai Latihan Kerja (BLK) harus diaktifkan kembali.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Dominggus juga membicarakan tentang pembagian paket kerja harus menjadi perhatian bersama. Salah satunya tentang perpres pembagian paket pekerjaaan yang tadinya Rp 500 juta penunjukan langsung kepada pengusaha orang asli papua, perlu direvisi. Terutama terkait bobot angka paket dari Rp 500 juta untuk proyek bagi OAP harus diubah.

“Paket harus diubah dari Rp 500 juta naik menjadi Rp 1 miliar dan menjadi penunjukan langsung kepada OAP” tegas Dominggus.

Lanjut Gubernur, perpres tersebut sudah pada tahun 2012, namun terkesan didiamkan hingga saat ini. Karenanya, ia menunjuk wakil gubernur untuk menyusun revisi perpres dan disampaikan kepada presiden agar nomenklatur diubah sehingga memberikan kesempatan besar kepada OAP.

Baca Juga:  Gubernur Dominggus Dorong Setiap Kepala Daerah di Papua Barat Buat Perda Miras

“Kalau di Provinsi Papua, pengusaha OAP mendapat penunjukan langsung Rp 1 miliar, kenapa Papua Barat tidak bisa begitu, maka hal ini harus merubahnya dan pengusaha asli Papua harus mendapat perhatian oleh kepala daerah di kabupaten, kota se Papua Barat,” cetus Dominggus.

Selain itu, dalam raker ini batas wilayah daerah dan adat menjadi pembahasan hangat. Untuk menyelesaikan masalah tapal batas daerah, maka pemerintah daerah diminta fasilitasi rakyat untuk dibicarakan setiap batas pemerintahan masing-masing.

“Pembahasan tapal batas sudah lama tak pernah diselesaikan, maka penyelesaian tapal batas menjadi priortitas utama sekarang,” pungkasnya.

Penulis : Hanas Warpur
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!