Portal Berita Papua Barat

Buka Pembekalan Imam dan Majelis Taklim, Sirfefa Ingatkan Tiga Hal

0 18
Pembekalan Imam dan Majelis Taklim
Pembekalan Imam dan Majelis Taklim -Wakil Bupati Kaimana, Ismail Sirfefa (kedua dari kiri) saat hadir dan membuka Diklat dan Pembekalan Para Imam Masjid dan Majelis Taim se-Kaimana. (Photo : HAI/PBOke)
Kaimana, Papuabaratoke.comPembekalan Imam dan Majelis Taklim. Menjaga kebersamaan, keharmonisan, dan rasa toleransi merupakan tiga hal mendasar yang dapat membangun persatuan dan kesatuan masyarakat di Kabupaten Kaimana. Hal itu dilontarkan, Wakil Bupati Kaimana Ismail Sirfefa ketika membuka Diklat dan Pembekalan bagi para imam masjid dan majelis taklim se-Kabupaten Kaimana.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Kabupaten Kaimana, yang berlangsung selama 2 hari (8-9 Oktober) 2017. “Mari kita menjaga kebersamaan, keharmonisan dan rasa toleransi yang sudah terjalin baik selama ini, karena tiga hal inilah yang dapat membangun persatuan dan kesatuan kita di Kabupaten Kaimana ini,” kata Sirfefa sembari mengapresiasi kegiatan NU ini.

Kata Sirfefa, diklat dan pembekalan ini sangat penting untuk menyinergikan visi pembangunan Kabupaten Kaimana, yakni pembangunan berkelanjutan dalam mewujudkan Kaimana yang cerdas, sehat, bermartabat, sejahtera dan mandiri kedalam kegiatan keagaman. Dalam konteks Kaimana yang sejahtera, lanjut Sirfefa, upaya meningkatkan sumber daya manusia itu bukan hanya pada tataran Aparatur Sipil Negara (ASN). Tetapi semua komponen masyarakat termasuk didalamnya para imam masjid dan anggota majelis taklim juga perlu ditingkatkan kemampuannya.

Sirfefa berharap, NU tetap menjadi organisasi kemasyarakatan yang dinamis, dan mampu merangkul seluruh kepentingan masyarakat baik di bidang pendidikan, kesehatan, kebudayaan, ekonomi kerakyaratan, politik dan dimensi kehidupan lainnya. “Sebagai organisasi yang bergerak untuk kepentingan banyak orang, NU tentu harus membaca fenomena dan dinamika yang terjadi ditengah masyarakat, salah satunya melalui pembinaan atau pembekalan para imam maupun majelis taklim,” ucapnya.

Baca Juga:  Bupati Mairuma: Tidak Ada Penderita Gizi Buruk di Kaimana

Ketua Panitia Diklat dan Pembekalan, Burhan Saka mengatakan, kegiatan ini digagas agar seluruh imam masjid dan majelis taklim memiliki kesepahaman pandangan dalam memberikan pelayanan kepada umat. Diklat dan pembekalan ini, juga diharapkan dapat melahirkan sebuah forum silahturahim imam masjid dan organisasi keislaman lainnya. Saka menambahkan, minimnya anggaran membuat kegiatan kali ini belum dapat mengakomodir seluruh imam masjid yang tersebar sampai ke distrik-distrik dan kampung.

“Tahun depan kami berharap imam dari Arguni, Etna, Buruway dan lainnya dapat terakomodir. Kegiatan ini sebenarnya dilaksanakan bulan ramadan lalu, tetapi karena Kaimana ditetapkan sebagai tuan rumah Pesparawi, maka sebagai tuan rumah kita tentu harus sama-sama mempersiapkan diri,” imbuhnya.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan yang mengusung tema “Terwujudnya Suatu Tatanan yang Berkeadilan dan Demokratis Atas Dasar Aliran Islam Ahlussunnah Waljamaah,” ini, Wakapolres Kaimana Kompol Langgia, Kepala Kantor Agama Kaimana Adris Sani, S.PAK, para pimpinan OPD dan lainnya. (HAI/PBOke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!