Portal Berita Papua Barat

HUT PI ke-163, Diharapkan Wujudkan Papua Barat Yang Aman, Sejahtera dan Bermartabat

0 61
HUT PI ke-163
HUT PI ke-163 – Penyambutan atraksi tarian budaya pada Perayaan HUT PI ke-163 tahun di Tanah Papua, di depan halaman Gereja Lahaeroy Pulau Mansinam, Senin (5/2/2108).(Foto: Clemens Mandacan/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – HUT PI ke-163.  Hari Ulang Tahun Pekabaran Injil (HUT PI) ke-163 tahun di tanah Papua yang puncaknya 5 Februari 2018 (Hari ini) di pulau Mansinam, diharapkan mampu mewujudkan Papua Barat yang aman, sejahtera dan bermartabat.

Hal ini dinyatakan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengawali pembukaan puncak peribadatan perayaan HUT PI ke-163 tersebut di hadapan ribuan masyarakat jemaat dan tamu undangan, Senin (5/2/2018).

Dikemukakannya, HUT PI ini diharap memberi nilai-nilai religius yang menjadi kekuatan bagi pemerintah Papua Barat dalam mengamanatkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang jujur dan bersih, bebas dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme serta menegakkan
supermasi hukum.

Dan hal ini tutur dian, sejalan dengan misi Pemerintah (Gubernur dan wakil Gubernur) Papua Barat, lima tahun kedepan dalam memperkuat kerukunan antar umat beragama dan kondisivitas daerah.

“Hal ini merupakan salah satu modal utama dalam memperkuat kerukunan antar umat beragama di daerah mayoritas tanah Injil ini. Sehingga prinsip saling menghormati dan menghargai tetap terjaga,” pinta Dominggus.

Untuk mewujudkan tanah Papua Barat yang aman, sejahtera dan bermartabat, tentu diperlukan tanggung jawab semua elemen. Yakni mengamanatkan prinsip saling menghargai dan penghormatan dalam perbedaan suku, agama guna menciptakan kondisi kehidupan sosial masyarakat yang damai dan harmonis.

“Karena itu, masyarakat adalah salah satu elemen yang tidak bisa dipisahkan, yang harus mendukung pembangunan manusia di tanah Papua Barat yang kita cintai ini,” kata Dominggus.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan dan Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Rudolf Alberth Rodja serta ribuan tamu undanga pada acara HUT PI ke-163 tahun di tanah Papua, yang digelar di pulau Mansinam, Manokwari, Senin (5/2/2108).(Foto: Clemens Mandacan/PBOKe)

Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal berbasis religius lanjut dia lagi, nilai-nilai ini dapat menjadi landasan spritual, moral dan etika dalam pembangunan dan sekaligus sebagai sistem nilai yang seharusnya dipahami dan diamalkan oleh setiap warga masyarakat.

Baca Juga:  Wagub Mohamad Lakotani Lepas Rombongan Safari Ramadhan KKSS

“Anugerah dan rahmat-Nya, kita masih diberi kesempatan untuk bersama-sama ikut merayakan peribadatan peringatan HUT PI ke-163 di Tanah Papua ini secara khusus di pulau sejarah peradaban pulau Mansinam,” tutupnya penuh khidmat.

Dalam HUT PI ke 163 tahun ini, selain ribuan masyarakat jemaat hadir, para guru Injil dan Pendeta se-Klasis Manokwari, PHMU se Klasis Manokwari serta duta-duta Kristus dari luar Papua Barat juga hadir Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise beserta rombongan.

Tak hanya itu, Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Forkopimda, Bupati-Wali Kota se-Papua Barat, Ketua Sinode Denominasi Gereja se Papua Barat,Ketua Klasis GKI, Tian Jhohan Ottow (Cece Zendeling dari Carl Willem Ottow) dan Tuan Hanz Geissler serta Zendeling Jhohann Ottow Geissler.

Penulis : Clemens Mandacan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
error: Content is protected !!