Portal Berita Papua Barat

Paskah Diharapkan Menjadi ‘Obat’ Spiritual

0 18
Prosesi Perarakan Lilin Paskah di Gereja Katolik St.Laurensius Wasior Kabupaten Teluk Wondama. (Foto : Vio/PBOKe)
Wasior, Papuabaratoke.com – Paskah.  Wabah degradasi moral juga iman di era modern ini kian kuat,  perayaan Paskah diharapkan menjadi ‘obat’ spiritual bagi segenap umat Kristiani, untuk semakin memperkokoh iman dan keyakinan kepada Tuhan.

Demikian disampaikan Pendeta J. Marlesi, STh dalam refleksi Paskah pada ibadah Paskah kedua jemaat Lingkungan I Gereja Kristen Injili (GKI) Klasis Wondama di Jemaat Sola Gratia Rakwa, Rado, Distrik Wasior, Senin (2/4/2018)

Dikatakan, kematian Yesus di kayu salib demi menebus dosa umat manusia membuktikan betapa Tuhan sungguh-sungguh mengasihi manusia.

“Jangan kita ragu akan kebangkitan Yesus karena kuasa kebangkitan Yesus yang menolong kita dan meneguhkan hidup kita. Umat kristiani hendaknya berani tampil menjadi saksi Yesus Kristus dengan mewartakan kebangkitan-Nya melalui perbuatan-perbuatan baik kepada sesama,” ucapnya.

Baca Juga:  Gubernur : Arti Paskah, Hidup Harus Jadi Teladan dan Berkat Bagi Sesama

Sebelumnya, dalam misa malam paskah di Gereja Katolik Santo Laurensius Wasior, Pastor Rudi Renyaan, Pr juga mengajak umat kristiani tampil sebagai saksi Yesus dalam kehidupan di tengah masyarakat.

“Paskah hendaknya menjadikan umat Kristen sebagai pribadi yang baru yang tidak saja semakin kuat dalam iman tetapi juga terbebas dari belenggu dosa,” tuturnya.

Penulis : Vio
Editor : Razid Fatahuddin
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!