Portal Berita Papua Barat

Umat Muslim Diingatakan Berkurban Demi Sesama

0 20
Foto Suasana Shalat Ied di Masjid Darul Ulum Amban

Manokwari, Papuabaratoke.com – Tepat tanggal 10 Dzulhijah 1438 H atau 1 September 2017,ratusan jamaah Kelurahan Amban dan sekitarnya, memadati Masjid Darul Ulum Amban.

Mereka mengikuti Shalat Idul Adha yang dipimpin Imam, Uztad Heru Joko Budi Rianto. Sementara penceramah dibawakan H. Muhtarom. Dalam ceramahnya, Muhtarom mengatakan ibadah haji merupakan kesatuan dengan qurban dan shalat Idul Adha. Yang mana, pengerjaan dari ketiganya menjadi bukti dari syiar, kekuatan dan dakwah islam.

“Syiar merupakan ciri-ciri untuk melaksanakan ibadah yang berhubungan dengan agama. Idul Adha juga mengingatkan sejarah peristiwa berqurban, yang dilakukan dua hamba Allah, Ismail dan Ibrahim yang iklas melaksanakan perintahnya,” terangnya.

Disebutkan pula dengan ketakwaannya, Nabi Ibraim memilih perintah Allah sehingga bersedia mengkurbankan anaknya Ismail. Namun dengan kebesaran Allah saat akan disembelih, Ismail diganti dengan seekor Kibas.
Pengorbanan itu mengajarkan bahwa apa yang menjadi perintah Allah sudah seharusnya dilakukan oleh umatnya.

“Adapun kurban yaitu suatu peribadatan yang begitu diunggulkan pada hari raya Idul Adha. Idul adha memiliki makna berkurban sesuai dengan syarat tertentu setelah shalat Idul Adha,” ungkapnya.

Setiap muslim yang mampu sangat dianjurkan berkurban. Lanjut Muhtarom, Kepada yang enggan berkurban padahal mampu, maka Rasullah SAW bersabda, ‘Barang siapa yang mempunyai kemampuan berkurban tetapi ia tidak mau berkurban, maka janganlah ia dekat-dekat di musholla.

Di Masjid Darul Ulum Amban, akan menyembelih 10 ekor sapi dan 4 ekor kambing, namun hal ini baru dilakukan Sabtu (2 September 2017). (WHY/PBOke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com