Portal Berita Papua Barat

Fraksi Otsus DPR-PB Harap Pemda Teluk Bintuni Tak Abaikan Aspirasi Nelayan

0 56
Tak Abaikan Aspirasi Nelayan
Tak Abaikan Aspirasi Nelayan – Sahaji Refideso anggota DPR-PB Fraksi Otsus, sekaligus tokoh masyarakat Irarutu Kabupaten Teluk Bintuni, Sabtu (24/3/2018) saat meresmikan dan menyerahkan jembatan/jetty yang dibangun secara swadaya oleh Sahaji Refideso untuk masyarakat Tofoi, Distrik Sumuri Kabupaten Teluk Bintuni. (Foto: Istimewa)
Bintuni, Papauabaratoke.com – Tak Abaikan Aspirasi Nelayan.  Fraksi otonomi khusus (Otsus) DPR-PB berharap pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Teluk Bintuni tak mengabaikan aspirasi nelayan setempat.

Hal ini disampaikan Sahaji Refideso anggota DPR-PB Fraksi Otsus, sekaligus tokoh masyarakat Irarutu Kabupaten Teluk Bintuni, Sabtu (24/3/2018) saat meresmikan dan menyerahkan jembatan/jetty yang dibangun secara swadaya oleh Sahaji Refideso untuk masyarakat Tofoi, Distrik Sumuri Kabupaten Teluk Bintuni.

“Kita bicara saja tidak cukup, harus bertindak. Pemda harus melihat kebutuhan nelayan kita,” ucap Sahaji.

Dalam konteks pembangunan, ia berprinsip, yaitu bicara dan bekerja. Kata dia, ada nilai dan juga prinsip yang mendasari terselenggaranya kegiatan tersebut yakni dengan berlandaskan niat mensedekahkan berkat atau pun nikmat dari Tuhan untuk amal sholeh.

Lanjut Sahaji, aspirasi masyarakat sangat mendesak untuk ditindaklanjuti sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah pada rakyatnya.

Ia menuturkan, bahwa jembatan di banjar Ausoy dan Tofoi, sebagian besar masyarakat menggantungkan hidupnya dengan berprofesi sebagai nelayan dan juga aktifitas bongkar muat di tofoi sebagai buruh.

“Di kampung-kampung banyak yang nelayan dan aktifitas bongkar muat sudah tidak sama seperti 5 atau 10 tahun lalu. Maka atas inisiatif pribadi dan saudara-saudara, kami bekerjasama dengan masyarakat setempat untuk mewujudkan keinginan masyarakat, kita kumpul untuk bicara dan langsung bekerja,” ujarnya.

Ia berpesan agar jembatan ini (jetty tofoi) dipergunakan sesuai dengan peruntukannya dan berharap ada perhatian lebih dari pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi guna membangun jembatan dengan konstruksi beton sehingga menunjang aktifitas masyarakat di Distrik Sumuri. Karena Sumuri sudah berkembang pesat menjadi kawasan dengan lalu lintas laut tersibuk kedua setelah Distrik Babo.

“Saya akan kordinasi dengan Pemda apakah ada rencana pembangunan jembatan berskala besar untuk kapal-kapal yang besar bisa masuk tetapi untuk pemerintah provinsi saya tetap akan mendorong agar pemprov segera bisa bangun,” terang Sahaji.

Baca Juga:  Dana Pendidikan Tak Jelas, PGRI Bintuni Tutup Sekolah

Kegiatan ini sendiri merupakan lanjutan dari dua kegiatan sebelumnya yaitu pembangunan jembatan/jetty Banjar Ausoy dan pangkalan ojek merah putih Kampung Lama yang telah rampung awal tahun ini.

Penulis : Clemens Mandacan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!