Portal Berita Papua Barat

Gelar Tikar Adat 7 Suku Kalikabur Ditunda

0 74
Gelar Tikar Adat 7 Suku Kalikabur
Gelar Tikar Adat 7 Suku Kalikabur – Bupati Kabupaten Teluk Bintuni Ir. Peterus Kasihiw, MT, di gedung serbaguna (GSG) Kali kodok, Sabtu (27/1/2018). (Foto: Ist)
Bintuni, Papuabaratoke.com – Gelar Tikar Adat 7 Suku Kalikabur.  Gelaran musyawarah besar Gelar Tikar Adat (GTA) 7 suku di Kabupaten Teluk Bintuni, kembali diundur. Hal ini dinyatakan langsung oleh Bupati Kabupaten Teluk Bintuni Ir. Peterus Kasihiw, MT, di gedung serbaguna (GSG) Kali kodok, Sabtu (27/1/2018).

Ia menjelaskan, kegiatan gelar tikar adat tidak mengacu pada satu suku saja, melainkan melibatkan 7 suku besar yang ada di Teluk Bintuni. Sehingga semua persoalan mengenai hak-hak masyarakat adat dapat dibahas secara tuntas pada waktu gelar tikar adat.

Dia menuturkan, gelar tikar adat, 7 suku di Teluk Bintuni untuk membahas semua persoalan mengenai investasi di daerah tersebut belum bisa dilaksanakan awal Januari lalu.

“Untuk waktu dan tempatnya akan ditentukan oleh bapak Gubernur Papua Barat, agar semua komponen bisa hadir baik dari perwakilan pemerintah pusat, kemendagri, SKK Migas, pimpinan dari Kementrian ESDM, dan juga pimpinan BP Tangguh, serta dari Provinsi Papua Barat,” ujar Kasihiw.

Kasihiw menjelaskan, bahwa dirinya bersama tim kecil yang telah dibentuknya berharap ada dukungan dan doa dari seluruh masyarakat di kabupaten penghasil gas itu, terkait pelaksanaan gelar tikar adat.

Kata dia, dengan maksud sebagai pintu jawaban segera terakomodirnya permintaan dan aspirasi masyarakat terhadap timbal balik kesejahteraan di tanah adatnya.

Bupati Kasihiw mengatakan, alasan lain diundurkannya pergelaran tikar adat 7 suku di Teluk Bintuni salah satu alasannya karena terkendala dengan anggaran.

“Kendala masalah anggaran Karena perencanaan anggaran sebagian besar bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Teluk Bintuni 2018,” katanya

Dia mengutarakan, pihaknya baru masuk pada tahap penyusunan Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA), dan lain sebagiannya, lalu kita anggarkan.

“Berdasarkan kesepakatan masyarakat adat, itu (GTA) bahwa, pelaksanaan gelar tikar adat akan dilaksanakan pada akhir Januari atau awal Februari 2018 mendatang,” tuturnya.

Baca Juga:  Masyarakat Bintuni Gelar Doa Lintas Agama dan 1000 Lilin For Surabaya

Di Kabupaten Teluk Bintuni ada 7 suku besar yakni Suku Sough, Sebyar, Moskona, Sumuri, Irarutu, Wamesa, dan Kuri.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!