Portal Berita Papua Barat

Masyarakat Bintuni Gelar Doa Lintas Agama dan 1000 Lilin For Surabaya

0 50
1000 Lilin For Surabaya
1000 Lilin For Surabaya – Masyarakat di Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat, menggelar aksi bakar 1000 lilin dan doa lintas agama yang dilakukan oleh para pemuka agama, yakni Kristen, Khatolik, Islam, Hindu dan budha,
di jalan Raya Bintuni, Distrik Bintuni Kota, Kamis (17/5/2018) malam dan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Teluk Bintuni, Matret Kokop SH, pelaksana tugas sekertaris daerah Gustaf Manuputty dan unsur pimpinan OPD serta ratusan warga teluk Bintuni.(Foto: Nico/PBOKe)
Buntuni, Papuabaratoke.com1000 Lilin For Surabaya. Rentetan aksi teror bom bunuh diri di tiga gereja dan sejumlah tempat di Indonesia mendapat empati masyarakat di berbagai daerah.

Diantaranya, di Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat, dengan menggelar aksi bakar 1000 lilin dan doa lintas agama yang dilakukan oleh para pemuka agama, yakni Kristen, Khatolik, Islam, Hindu dan budha.

Aksi bakar lilin yang digelar di jalan Raya Bintuni, Distrik Bintuni Kota, Kamis (17/5/2018) malam ini, turut dihadiri oleh Wakil Bupati Teluk Bintuni, Matret Kokop SH, pelaksana tugas sekertaris daerah Gustaf Manuputty dan unsur pimpinan OPD serta ratusan warga teluk Bintuni.

Wakil Bupati Teluk Bintuni, Maret Kokop SH, dalam sambutannya mengatakan, Bintuni merupakan kabupaten yang sangat menghargai kerukunan antar umat beragama. Sehingga Kata dia, diharpakan agar tak dinodai oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab.

Aksi ini diakhiri dengan mengadakan doa secara bergilir oleh berbagai pimpinan agama dan pembakaran lilin oleh warga Teluk Bintuni. Dan pembakaran lilin oleh Wakil Bupati Matret Kokop, Plt Sekda, anggota DPRD dan para tokoh lintas agama serta diikuti oleh warga Teluk Bintuni.(Foto: Nico/PBOKe)

 

Baca Juga:  Pasca Rentetan Bom Bunuh Diri, Ini Pengakuan Mahasiswi Surabaya Asal Papua

“Kami di Bintnuni sudah hidup rukun karena agama kami adalah agama keluarga, jadi tolong jangan ada pihak lain yang merusak dan mengganggu, karena kami senang hidup berdampingan dengan semua pihak,” ucap Matret Kokop.

Aksi ini diakhiri dengan mengadakan doa secara bergilir oleh berbagai pimpinan agama dan pembakaran lilin oleh warga Teluk Bintuni. Dan pembakaran lilin oleh Wakil Bupati Matret Kokop, Plt Sekda, anggota DPRD dan para tokoh lintas agama serta diikuti oleh warga Teluk Bintuni.

Penulis : Niko
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!