Portal Berita Papua Barat

Pemda Teluk Bintuni Serukan Perkokoh Prinsip Tiga Tungku Tiga Batu

52
Pemda Teluk Bintuni, Bupati Teluk Bintuni, Kapolres Teluk Bintuni
Pemda Teluk Bintuni – Bupati Kabupaten Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw, bersama Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Andriano Ananta, saat menyambangi salah satu masjid beberapa waktu lalu. (Foto: Ist/Untuk PBOke)

Manokwari,Papuabaratoke.com – Pemda Teluk Bintuni.  Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Teluk Bintuni, kembali menyerukan, agar tetap memperkokoh prinsip, tiga tungku tiga batu. Yaitu Adat, Keagamaan dan Pemerintah.

Hal ini disampaikan Bupati Kabupaten Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw. MT. Dikatakan, bahwa sangatlah penting untuk mendukung proses pembangunan suatu daerah dan terwujudnya toleransi umat beragama menjaga dan memperkokoh prinsip tersebut.

“Kita di Bintuni punya sinergisitas unsur nilai tiga tungku tiga batu yang harus tetap dijaga. Tiga unsur tersebut adalah pemerintah, agama dan adat. Karena ini wujud harmonisasi keberagamaan umat di tanah sisar matiti kabupaten Teluk Bintuni,” ujarnya

Piet menuturkan, meski di beberapa daerah terdengar persoalan dan gejolak perdebatan keberagamaan, namun di daerahnya menjunjung tinggi adanya perbedaan.

“Kabupaten Teluk Bintuni bisa dikatakan, contoh NKRI kecil yang tidak membeda-bedakan. Baik itu suku, ras, golongan, bahasa dan agama. Karena itu kita tetap dalam naungan kebhinekaan dan pancasila,” ucapnya, Rabu (10/01/2018).

Ia juga menjelaskan, di Teluk Bintuni merupakan agama keluarga yang harus menjadi contoh di Indonesia. Karena menurut dia, menjaga kerukunan, akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Teluk Bintuni.

Pemda Teluk Bintuni, Bupati Teluk Bintuni, Kapolres Teluk Bintuni
Pemda Teluk Bintuni – Bupati Kabupaten Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw, bersama Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Andriano Ananta, saat menyambangi salah satu masjid beberapa waktu lalu. (Foto: Ist/Untuk PBOke)

“Saya berterima kasih dan memberikan apresiasi atas hubungan dan sinergitas yang baik selama tahun 2017. Dan yang telah mendukung adanya kebersamaan sehingga daerah kita (Teluk Bintuni, red) tetap dalam keadaan aman dan terkendali,” pintanya.

Piet pun berpesan, bahwa dalam membangun daerah dibutuhkan kekompakan bukan hanya bagi kalangan para pemimpin, namun juga kekompakan pada tingkat masyarakat sehingga roda pembangunan dapat berjalan baik.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
error: Content is protected !!