Portal Berita Papua Barat

Pertajam Analisis Kelayakan, Rencana Pembangunan Bandara Meyado Bintuni Diharap Segera Terealisasi

0 43
Rencana Pembangunan Bandara Meyado Bintuni
Rencana Pembangunan Bandara Meyado Bintuni – Kepala Otoritas Bandara Teluk Bintuni, Agung Trilaksana. (Foto: Adrian Kairupan/PBOKe)
Teluk Bintuni, Papuabaratoke.comRencana Pembangunan Bandara Meyado Bintuni.  Pembangunan Bandar Udara (Bandara) Meyado di Teluk Bintuni diharap segera digenjot dan terealisasi.

Rencana Pembangunan Bandara Meyado Bintuni.  Hal ini dikatakan Kepala Otoritas Bandara Teluk Bintuni, Agung Trilaksana mengungkapkan, pasca dipresentasikan keberadaan kondisi terkini Bandara di Kota Bintuni serta 2 titik lokasi rencana pembangunan Bandara dengan kapasitas Run Way yang luas kepada pihak direktorat perhubungan di Jakarta.

Lebih jauh dikatakannya, instruksi tersebut harus segera dilakukan guna menyelesaikan tahapan dan prosedur sesuai dengan catatan koreksi skoring sebagaimana telah ditetapkan pada titik lokasi bandara. Yaitu di daerah Meyado Distrik Moskona Utara, Kabupaten Teluk Bintuni oleh pihak tim kajian dan penilaian direktorat perhubungan pusat.

“Kemarin saat tim daerah presentasikan, terdapat beberapa hal yang dalam forum tersebut kita dari pemda harus pertajam lagi segera kajian dan eksistensi penilaian skoring uji kelayakan,” ujar Agung Trilaksana, Kamis (5/7/2018) di ruang kerjanya.

Agung melanjutkan, penilaian skoring mencakup 7 dasar dan ketentuan beberapa yang sangat penting seperti Aspek Ekonomi, teknis, operasional dan sarana prasarana penunjang dukungan pemerintah daerah tanpa menyampingkan aspek sosial kearifan lokal.

“Jadi dari mekanisme itu, kita harap dan maunya bisa cepat terlaksana. Agar dari sisi kepenuhan sebagaimana ditargetkan dapat terlaksana. Tapi semuanya dikembalikan pada kebijakan daerah,” tukasnya.

Sehingga melalui titik lokasi yang diajukan untuk pembangunan bandara baru dan rencana runway bandara baru sepanjang 1.600 meter tersebut, dapat didarati pesawat jenis ATR 72. Sehingga pentingnya pengkajian ulang atau penajaman lagi.

“Intinya jika lokasi bandara baru yang telah dikaji itu memenuhi persyaratan sangat baik adanya. Sebab dalam kondisi sekarang dari pengamatan lokasi bandara Meyado tidak bisa dua arah untuk pesawat take off atau landing. Sementara dalam membangun bandara baru, banyak yang harus diperhatikan. Seperti sosial budaya dan ekonomi serta lainnya,” tutupnya.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com