Portal Berita Papua Barat

13 Hektar Sawah Rusak Sejak Musibah Banjir Wondama, Tak Kunjung Di Perbaiki

0 8
Foto Ist. Antara

Wasior, Papuabaratoke.comMasyarakat di Kampung Rado, Distrik Wasior, meminta Pemkab Teluk Wondama merehabilitasi kembali lahan sawah yang terendam material Banjir Bandang medio tahun 2010.

Akibat bencana dashyat itu, sedikitnya 13 Hektar lahan sawah warga setempat tertutup material pasir dan lumpur. Areal tersebut tidak bisa digunakan sampai sekarang ini.

“Kami mohon instansi terkait gusur lahan sawah di Rado yang sudah tenggelam. Ada 13 Hektar yang sampai sekarang rusak,” ungkap Martin Manaruri, warga Rado, Rabu (2.Agustus 2017).

Ia mengaku lahan sebelum diterjang Banjir Bandang merupakan sumber penghasilan utama warga. Bahkan Rado sempat dinobatkan sebagai lumbung beras Wondama sebelum kawasan transmigrasi di Sobei.

“Sobei itu pusat punya (pemukiman transmigrasi nasional) jadi pasti diperhatikan. Kami juga minta diperhatikan. Sawah kami dulu kasih makan Wondama ini,  tegasnya.

Martin mengaku sudah menyampaikan perihal ini kepada Bupati, sewaktu kunjungan kerja Bupati ke Rado Tahun 2016. (VIO/PBOke)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!