Portal Berita Papua Barat

19 Tahun, SD Dotir Tanpa Saran Penunjang Memadai

0 18

Wasior, Papuabaratoke.com – Didirikan Tahun 1998, SD Inpres Dotir, Distrik Wasior, hingga kini belum memiliki sarana penunjang yang memadai.

Sekolah yang kini mengasuh 78 siswa itu bahkan belum punya gedung atau ruangan khusus untuk kantor. Pihak sekolah terpaksa menggunakan gedung yang sedianya untuk perpustakaan sebagai kantor. Dua rumah kopel guru yang tersediapun sudah lama tidak ditempati lantaran kondisinya sudah tidak layak pakai akibat termakan usia.

“Kondisinya sudah tidak layak jadi tidak ada guru yang tinggal disini. Semua tinggal di Wasior,” ujar Berli Tuakota, guru SD Inpres Dotir, Selasa (8 Agustus 2017) di Kampung Dotir.

Hal ini diungkap saat pertemuan dengan anggota tim penilai lomba kampung, perwakilan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, S. Mangiri.

Kampung Dotir menjadi salah satu peserta Lomba Kampung tingkat kabupaten 2017, mewakili Distrik Wasior. Tidak itu saja, SD Inpres Dotir juga sama sekali belum memiliki perangkat komputer untuk keperluan administrasi. Termasuk buku panduan mengajar dan buku untuk mengisi perpustakaan.

“Di sekolah ini juga belum punya toilet. Hanya satu di gedung lama tapi sudah rusak,” lanjut Berli. Kepala Distrik Wasior, Antonius Alex Marani, menyatakan prihatin terhadap kondisi SD Dotir. Dia berharap Dinas Pendidikan bisa menindaklanjuti permohonan pihak sekolah.

“Kami mohon SD Dotir diprioritaskan untuk tahun depan (APBD 2018). Kasihan sekolah ini seperti tidak diperhatikan sama sekali. Kalau bisa juga diberikan kendaraan roda dua untuk operasional sekolah,” ucap Alex.

S. Mangiri dalam kesempatan itu berjanji akan menyampaikan kondisi yang dialami SD Inpres Dotir kepada Kepala Dispora. (VIO/PBOke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!