Portal Berita Papua Barat

Akhirnya Pemda Teluk Wondama Giring Pedagang Pasar Soyar ke Pasar Sentral

0 14
Pedagang Pasar Soyar
Pedagang Pasar Soyar – Petugas Keamanan dari Polres Teluk Wondama dan Koramil Wasior sedang Berkoordinasi Pada Saat Penertiban Pedagang Pasar Soyar Wasior.(Foto: VIO/PBOKe)
Wasior, Papuabaratoke.com – Pedagang Pasar Soyar.  Pemerintah Daerah (Pemda) Teluk Wondama akhirnya mengambil langkah tegas dengan memindahkan paksa para pedagang di pasar Soyar untuk disatukan di Pasar Sentral Iriati. Sejak pukul 07.00 WIT, Jumat (05/01/218), penertiban mulai dilakukan. Tim gabungan terdiri atas anggota Satpol PP, aparat kepolisian dan personil TNI AD disiagakan di lokasi pasar Soyar Wasior untuk mengawal relokasi pedagang.

Para pedagang yang hendak berjualan di kawasan tersebut diminta berhenti beraktivitas dan diharuskan segera pindah ke Pasar Sentral Iriati. Lokasi yang biasa dipergunakan untuk berjualan langsung ditutup dan dipagar seng.

Para pedagang juga diharuskan membongkar kios maupun lapak jualan paling lambat hingga 2 hari ke depan. Pemda mengancam akan mencabut ijin usaha bagi pedagang yang masih nekat berjualan di seputaran Pasar Soyar.

“Yang masih tetap jualan akan kita cabut ijin usaha dan dia tidak boleh berjualan lagi di manapun,” kata Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM, Teluk Wondama Ekberson Karubuy, di sela-sela kegiatan penertiban.

Penertiban pedagang pasar yang dipantau langsung Bupati Bernadus A. Imburi, Wakil Bupati Paulus Indubri, Kapolres AKBP Mathias Y. Krey juga Danramil Wasior Mayor Andri Risnawan, ini meski sempat dibayangi aksi protes, namun berlangsung aman dan lancar.

Kendati demikian, menurut Ekber, terhitung mulai 5 Januari hingga 31 Januari, pengawasan akan terus dilakukan guna memastikan tidak ada lagi aktivitas jual beli di lokasi eks Pasar Soyar.

“Tim yang sudah dibentuk akan menjaga di seputaran Pasar Soyar ini selama 24 jam sampai akhir bulan nanti. Tapi nanti saya akan bicara dengan ketua tim (Asisten II) agar pos penjagaan di tempat ini terus ada sampai 1 tahun,” terang Ekber.

Baca Juga:  Aparat Kampung Dilatih Operasikan Komputer

Adapun jumlah tempat berjualan yang tersedia yakni kios 200 unit, meja jualan sayur 380 buah dan 96 meja jualan khusus penjual ikan.

“Tim kita sedang lakukan kroscek karena ada yang dapat dobel, bapaknya sudah ada, anak dapat lagi, itu yang kita sedang cek kembali. Tapi kalau memang masih kurang, kita pasti lakukan pengembangan (penambahan),” terang Ekber lagi.

Pemda Wondama memang telah memutuskan untuk menutup Pasar Soyar Wasior semenjak Pasar Sentral Iriati diresmikan pada 12 April 2017. Sejak itu, upaya merelokasi pedagang Pasar Soyar terus dilakukan namun selalu mengalami hambatan. Lebih dari separuh pedagang tetap enggan pindah dengan beragam alasan.

Sesuai pantauan, sejak pagi hingga sore personil gabungan terus bersiaga di kawasan Pasar Soyar untuk mengantisipasi pedagang yang kembali berjualan. Di Pasar Sentral Iriati sendiri tampak sejumlah pedagang mulai membereskan kios maupun lapak tempat berjualan.

Editor : Kris Tanjung
Penulis : VIO
Comments
Loading...
error: Content is protected !!