Portal Berita Papua Barat

Ditempuh Melalui Jalur Laut, Distrik Roswar Tak Punya Dermaga

0 37
Distrik Roswar Tak Punya Dermaga
Distrik Roswar Tak Punya Dermaga – Perahu Tradisional, Alat Transportasi Utama Keluar Masuk Distrik Roswar. (Foto : Vio/PBOKe)
Wasior, Papuabaratoke.com – Distrik Roswar Tak Punya Dermaga.  Distrik Roswar adalah salah satu daerah terluar di Kabupaten Teluk Wondama. Jalur laut menjadi satu-satunya akses yang menghubungkan daerah ini dengan daerah lainnya. Meski demikian tak ada dermaga kapal di tempat ini.

Sebab dermaga yang dibangun sejak 4 tahun lalu telah rusak termakan usia. Keadaan ini menghambat mobilitas arus barang dan manusia. Pasalnya, kapal barang dan kapal penumpang tak lagi menyinggahi daerah dengan sejumlah potensi wisata itu.

Kepala Distrik Roswar Arnold Moses Waprak selama ini, masyarakat hanya mengandalkan perahu tradisional untuk dijadikan sebagai moda transportasi utama.

“Kami mengharapkan pembangunan dermaga Roswar yang diprogramkan oleh Pemprov Papua Barat bisa terwujud dalam tahun ini, supaya bisa ada kapal yang singgah di sini. Selama ini masyarakat susah,“ ujar Waprak.

Waprak meminta pembangunan dermaga menggunakan konstruksi beton. Sehingga bisa bertahan lama. Juga dermaga ini representatif bagi kapal barang maupun kapal penumpang yang masuk ke Wilayah Roswar Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Wondama Bernadus H. Setiawan mengatakan pembangunan dermaga distrik Roswar ditangani oleh Pemerintah Papua Barat.

“Roswar punya objek wisata air panas, jadi perlu pelabuhan yang permanen untuk mendukung masuknya wisatawan. Provinsi sudah lakukan studi kelayakan,” terang Bernadus.

Menurutnya, penyusunan AMDAL dermaga dijadwalkan rampung tahun 2018. Setelah itu barulah dapat ditindaklanjuti dengan kegiatan pembangunan fisik dermaga.

“Kalau AMDAL selesai mungkin di perubahan APBD baru mulai fisik, “ jelas Bernadus.

Untuk menunjang mobilitas masyarakat, Pemerintah Kabupaten Wondama telah membangun tambatan perahu di Kampung Nordiwar – pecahan dari Kampung Waprak.

“Awalnya direncanakan di kampung Waprak tetapi dipindahkan ke kampung Nordiwar karena provinsi mau bangun di sana,“ pungkasnya.

Baca Juga:  Gara-gara Pohon Sagu, Warga di Teluk Wondama Segel Kantor Pertanahan
Penulis : Vio
Editor : Razid Fatahuddin
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com