Portal Berita Papua Barat

Indahnya Senja Di bukit Dusner Iringi Penurunan Sang Dwi Warna

0 15

Wasior, Papuabaratoke.com – Kapolres Teluk Wondama, AKBPB Frits Sokoy, menjadi inspektur upacara penurunan bendera dalam rangka peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72 di Kabupaten Teluk Wondama. Tepat pukul 17.45 WIT, duplikat sang Merah Putih mulai diturunkan Pasukan Pengibar Bendera yang dipimpin Ipda Richard Marani. Bersamaan itu, tampak senja di langit bagian barat tempat upacara, tepatnya di atas Bukit Dusner merekah.

Senja di atas bukit Dusner itu secara perlahan-lahan bergerak turun seolah mengiringi Sang Dwi Warna yang ditarik turun oleh Romeda Marani, Krisjeltos Totononu dan Ismael Samberi.
Lambang negara itu lantas dilipat rapih, kemudian diserahkan kepada Irma, siswi SMAN 01 Wondama selaku pembawa baki.

Ketika kaki Irma melangkah perlahan menaiki tangga untuk mengembalikan bendera kepada Irup, cahaya kuning kemerahan itu mulai memudar. Seolah mengucapkan salam perpisahan, senja indah diatas Bukit Dusner itu akhirnya menghilang dibalik bukit.

Sekedar diketahui, Bupati Bernadus Imburi dalam berbagai kesempatan sudah berulang kali angkat bicara perihal senja di bukit Dusner.

Orang nomor satu Wondama ini bahkan mengklaim senja indah yang dilihat di Kaimana, sesungguhnya adalah senja ‘kiriman’ dari Wasior yang melintas diatas bukit Dusner.
Bedanya di Kaimana senja turun di laut sementara di Wondama merekah saat berada dipuncak bukit Dusner.

“Hanya saja kami di Wondama tidak punya lagu, kalau di Kaimana ada lagu Senja di Kaimana, tapi sebenarnya senja yang sama juga,” demikian petikan kata-kata yang sering disampaikan Imburi. (VIO/PBOke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!