Portal Berita Papua Barat

Masyarakat Distrik Wondiboi Minta 131 Rumah Layak Huni

0 17
Masyarakat Distrik Wondiboi
Masyarakat Distrik Wondiboi – Pejabat Pemkab Teluk Wondama Menghadiri Musrenbang Distrik Wondiboi.
Wasior, Papuabaratoke.com – Masyarakat Distrik Wondiboi.  Aspirasi pembangunan rumah layak huni mendominasi dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Distrik di Kabupaten Teluk Wondama tahun 2018.

Usulan itu diajukan oleh hampir semua pemerintahan kampung dalam Musrembang tingkat distrik. Misalnya, pembangunan 131 rumah layak huni di empat kampung di Distrik Wondiboi. Usulan yang sama juga disampaikan masyarakat di Distrik Rasiei.

“Pembangunan 50 unit rumah di kampung Isui merupakan usulan lama yang pernah diusulkan dalam musrenbang tahun sebelumnya. Namun belum dijawab,“ kata Kepala Kampung Isui Yan Pit Nunaki usai pembukaan Musrembang Distrik Wondiboi, Selasa (6/3/2018).

Adapun perincian 131 rumah layak huni yang diusulkan mencakup 50 unit rumah di Kampung Isui dan Kabouw, dan kampung Kaibi sebanyak 31 unit. Hanya kampung Wondiboi yang tak mengusulkan pembangunan rumah.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Pengembangan dan Penelitian Daerah (BP4D) Palino Phiter Lambe mengatakan aspirasi masyarakat tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah.

Meski demikian, lanjut Lambe, untuk menjawabnya harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Sebab pemerintah daerah memiliki keterbatasan dalam hal penganggaran.

Dia mengatakan, pemda tidak bisa mengakomodir semua usulan pembangunan rumah melalui pembiayaan APBD. Untuk itu, mengharapkan dukungan anggaran yang bersumber dari APBN dalam penyediaan rumah layak huni.

“Kucuran dana desa setiap tahun bisa membiayai pembangunan satu atau dua unit. Kemudian dari kabupaten 2 unit lagi misalnya. Berarti setiap kampung bisa dapat empat rumah. Saya kira kalau seperti ini bisa cepat menjawab aspirasi masyarakat,“ kata Lambe.

Penulis : Vio
Editor : Razid Fatahuddin
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!